Proses Baru Ekstrak Hidrogen Murni dari Amonia dengan Suhu Rendah
Sains
Fisika dan Kimia
22 Okt 2025
236 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proses baru ini memungkinkan produksi hidrogen murni dari amonia pada suhu rendah.
Penggunaan silicon dari panel surya limbah membantu mengatasi masalah limbah dan meningkatkan keberlanjutan.
Teknologi ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi hidrogen.
Para peneliti dari Universitas Nasional Ulsan di Korea Selatan mengembangkan metode baru untuk mengurai amonia menjadi hidrogen murni pada suhu rendah sekitar 50°C. Ini merupakan terobosan karena biasanya proses penguraian amonia dilakukan pada suhu sangat tinggi antara 400 hingga 600 derajat Celsius.
Metode yang digunakan adalah mekanokimia melalui proses ball milling, yakni sebuah teknik di mana serbuk silikon dan gas amonia dimasukkan dalam kontainer tertutup yang digetarkan. Perpaduan tekanan dan gesekan ini memicu reaksi kimia untuk memecah amonia dan melepaskan hidrogen.
Yang unik dari metode ini adalah nitrogen hasil reaksi langsung bereaksi dengan silikon membentuk silikon nitrida padat, sehingga keluarannya berupa hidrogen dengan kemurnian 100 persen tanpa perlu pemurnian tambahan. Hal ini sangat berpotensi menghemat energi dan menurunkan biaya produksi.
Teknologi ini juga memakai silikon yang diambil dari panel surya bekas, sehingga membantu menangani limbah elektronik dan memperbaiki aspek keberlanjutan teknologi ini. Sampingan silikon nitrida yang dihasilkan juga bisa digunakan dalam baterai lithium-ion yang menunjukkan performa tinggi dan daya tahan bagus.
Dengan inovasi ini, hidrogen sebagai sumber energi bersih dapat diproduksi secara lebih efisien dan ramah lingkungan, membuka jalan untuk penggunaan bahan bakar hidrogen yang lebih luas di masa depan. Temuan ini telah dipublikasikan di jurnal ilmiah bergengsi, yaitu Journal of the American Chemical Society.
Analisis Ahli
Dr. Sarah Johnson, Pakar Energi Terbarukan
Pemanfaatan limbah panel surya sebagai sumber silikon merupakan langkah cerdas yang mengintegrasikan dua tantangan lingkungan sekaligus, yaitu pengelolaan limbah dan produksi energi hijau.Prof. Hiroshi Tanaka, Ahli Kimia Material
Transformasi dalam pemurnian hidrogen dari amonia ini membantu mempercepat komersialisasi hidrogen sebagai bahan bakar alternatif yang bersih dan aman, mengatasi salah satu kendala teknis utama.

