Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

YouTube Uji Coba AI untuk Video, Kreator Merasa Wajah dan Baju Berubah Aneh

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
27 Agt 2025
18 dibaca
1 menit
YouTube Uji Coba AI untuk Video, Kreator Merasa Wajah dan Baju Berubah Aneh

AI summary

YouTube mulai menerapkan teknologi AI dalam pengeditan video tanpa izin dari kreator.
Beberapa YouTuber merasa terganggu dengan perubahan yang terjadi pada video mereka.
Kualitas dan pengalaman video menjadi fokus utama YouTube dalam penggunaan teknologi baru ini.
YouTube sedang mencoba teknologi AI pada fitur Shorts mereka untuk memperbaiki kualitas video secara otomatis tanpa izin pemilik video. Perubahan ini membuat wajah dan pakaian para YouTuber terlihat berbeda dan tidak alami.Rick Beato dan Rhett Shull, dua YouTuber terkenal, menyatakan kekesalan atas perubahan yang terjadi pada video mereka. Mereka merasa seperti menggunakan riasan berlebihan, padahal tidak ada edit atau operasi plastik.Teknologi AI ini meningkatkan ketajaman kulit dan baju, menghilangkan blur dan noise, namun juga menyebabkan beberapa distorsi seperti telinga yang melengkung. Hal ini membuat hubungan kepercayaan antara kreator dan penonton bisa terkikis.YouTube mengakui bahwa mereka tengah melakukan uji coba menggunakan machine learning tradisional agar video lebih jernih. Namun, mereka belum mau memberikan opsi pilihan kepada kreator terkait penggunaan teknologi AI tersebut.Seiring YouTube terus mengembangkan fitur ini, banyak yang menunggu respons YouTube apakah akan memberikan kontrol kepada kreator agar mereka tetap merasa nyaman dan dipercaya dalam mengelola konten mereka.

Experts Analysis

Rene Ritchie
Uji coba machine learning merupakan langkah untuk meningkatkan kualitas video dan pengalaman penonton, dengan mendengarkan masukan kreator secara berkelanjutan.
Editorial Note
YouTube harus lebih transparan dan memberikan opsi kepada kreator untuk memilih apakah video mereka akan diproses menggunakan AI. Tanpa persetujuan dan kontrol yang jelas, penggunaan AI otomatis ini dapat merusak hubungan kreator dan platform serta merusak ekosistem konten yang sudah terbangun.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.