Perkuat Keamanan Siber Demi Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia yang Inklusif
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
25 Agt 2025
72 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Keamanan siber harus menjadi prioritas dalam transformasi digital perbankan.
Inovasi digital harus dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan dan perlindungan konsumen.
Kerjasama antara berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai penipuan digital.
Ekonomi digital Indonesia mengalami lonjakan luar biasa dengan nilai mencapai Rp 1.50 quadriliun (US$90 miliar) pada tahun 2024. Pertumbuhan ini diikuti dengan peningkatan signifikan dalam transaksi QRIS yang tumbuh 121 persen pada semester pertama tahun 2025, memperlihatkan adopsi digital yang luas di masyarakat, terutama oleh UMKM.
Di tengah kemajuan tersebut, Indonesia menghadapi tantangan besar berupa ancaman siber yang semakin kompleks dan canggih. Untuk itu, penguatan keamanan informasi dan perlindungan konsumen menjadi sangat penting agar layanan keuangan digital tetap terpercaya dan aman digunakan.
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menekankan tiga fokus utama, yaitu memperkuat ketahanan siber, menciptakan produk keuangan yang inklusif bagi UMKM dan masyarakat kurang terlayani, serta membangun arsitektur kolaborasi yang berkelanjutan antar pemangku kepentingan untuk pertumbuhan ekonomi digital yang sehat.
Pentingnya regulasi yang adaptif dan pengawasan berbasis risiko juga disoroti agar inovasi teknologi, khususnya AI dan keuangan terbuka, tidak mengorbankan aspek keamanan. Selain itu, edukasi dan kampanye anti-penipuan harus digelar secara terintegrasi untuk membentengi masyarakat dari serangan siber.
Pemanfaatan kecerdasan buatan berperan ganda, sebagai inovasi sekaligus ancaman baru seperti phishing personalisasi dan malware yang berubah-ubah. Oleh sebab itu, penggunaan AI dalam pertahanan siber dan berbagi intelijen ancaman menjadi strategi kunci untuk menjaga ekosistem digital tetap aman dan andal.
Analisis Ahli
Indarto Budiwitono
Cyber resilience harus lebih dari sekadar pertahanan sistem; reputasi bank dan kelangsungan bisnis adalah aspek yang tidak kalah penting.Pandu Sjahrir
Ketahanan siber yang kuat serta produk keuangan inklusif akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang aman, adil, dan berkelanjutan.Budi Gandasoebrata
Regulasi yang adaptif dan inovasi digital harus berjalan seiring dengan akuntabilitas agar keamanan tidak dikorbankan demi kecepatan inovasi.Edit Prima
Ancaman siber berbasis AI menuntut penggunaan AI juga untuk pertahanan, serta dibutuhkan berbagi intelijen ancaman sebagai kunci pertahanan kolektif.


