Bytedance PHK Besar di Tokopedia, Semua Gudang Fulfillment Ditutup
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
25 Agt 2025
298 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Bytedance melakukan PHK besar-besaran di Tokopedia yang berdampak pada penutupan seluruh gudang fulfillment.
Jumlah karyawan yang dirumahkan di Tokopedia meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Layanan Dilayani Tokopedia, yang sebelumnya mendukung penjual, kini tidak lagi beroperasi setelah gelombang PHK.
Bytedance, perusahaan induk TikTok, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tokopedia sejak bulan Juli dan Agustus 2025. PHK ini melibatkan ratusan karyawan dari berbagai divisi, termasuk bagian teknologi, layanan pelanggan, dan yang paling parah adalah tim fulfillment dan pergudangan.
Tokopedia mengumumkan bahwa sekitar 180 orang terkena PHK pada Juli, dan 240 karyawan lainnya dirumahkan pada Agustus. Penurunan karyawan paling signifikan terjadi pada tim gudang yang sebelumnya mengelola fasilitas pemenuhan pesanan untuk para penjual Tokopedia.
Layanan fulfillment yang dikenal dengan nama Dilayani Tokopedia adalah fitur yang memungkinkan penjual menitipkan barang dagangan di gudang Tokopedia. Tim Tokopedia yang mengelola produk, mulai dari stok hingga pengiriman, kini sudah tidak memiliki karyawan lagi setelah gelombang PHK.
Gudang fulfillment Tokopedia tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Dengan ditutupnya layanan ini, para penjual kehilangan kemudahan dalam pengelolaan stok dan pengiriman karena sebelumnya semua sudah dibantu oleh Tokopedia.
Langkah penutupan ini menandakan perubahan besar dalam model operasional Tokopedia yang kemungkinan berdampak pada penjual dan pelanggan. Ini bisa menjadi indikator adanya restrukturisasi bisnis yang diinisiasi oleh Bytedance untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar saat ini.
Analisis Ahli
Andi Susanto (Ekonom Digital)
Langkah Bytedance ini adalah respons adaptif terhadap kondisi pasar dan efisiensi bisnis, namun risikonya adalah hilangnya kepercayaan dari mitra penjual Tokopedia akibat layanan fulfillment yang kini terhenti.Dewi Lestari (Analis Ecommerce)
Penghentian operasional fulfillment menandakan perubahan besar dalam model bisnis Tokopedia, yang bisa jadi adalah strateginya untuk memastikan kelangsungan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
