Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

PHK Massal Tokopedia Usai Akuisisi Bytedance, Shopee Tetap Raja E-commerce

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
25 Agt 2025
199 dibaca
2 menit
PHK Massal Tokopedia Usai Akuisisi Bytedance, Shopee Tetap Raja E-commerce

Rangkuman 15 Detik

Shopee menjadi pemimpin pasar e-commerce di Indonesia dengan lebih dari 53% pengguna.
Tokopedia mengalami PHK besar-besaran setelah diakuisisi oleh Bytedance.
TikTok Shop menunjukkan pertumbuhan pengguna yang signifikan, terutama di kalangan perempuan.
Bytedance melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tokopedia setelah mengakuisisi perusahaan tersebut dari GoTo, dengan total 420 karyawan terdampak dalam dua bulan terakhir. PHK ini mencakup berbagai divisi seperti teknologi informasi, customer care, serta tim pemenuhan pesanan dan gudang. Data survei APJII menunjukkan Shopee menguasai lebih dari separuh pasar e-commerce Indonesia pada 2025 dengan persentase pengguna internet yang mengakses platform ini mencapai 53,22%. Shopee mengungguli Tokopedia dan TikTok Shop dalam hal jumlah pengguna di hampir semua kelompok usia. TikTok Shop mengalami lonjakan pengguna dari 12,20% pada 2024 menjadi 27,37% pada 2025 setelah bekerjasama dan menggabungkan layanan dengan Tokopedia. Namun, secara total, Tokopedia tetap di posisi kedua walaupun dengan kenaikan pengguna yang sangat kecil. Nilai transaksi e-commerce di Indonesia tercatat mencapai US$ 53,8 miliar pada 2023, dengan Shopee memegang 40% pangsa pasar atau sekitar US$ 21,52 miliar. Tokopedia berada di urutan kedua dengan 30%, diikuti oleh Bukalapak dan TikTok Shop. Penutupan aplikasi TikTok Shop pada akhir 2023 dan pengoperasian kembali pada Desember 2023 mempengaruhi kinerja tahun lalu. Meski begitu, dengan konsolidasi yang terjadi, industri e-commerce di Indonesia diprediksi akan terus mengalami persaingan ketat yang mendorong inovasi dan efisiensi.

Analisis Ahli

Andy Zain (CEO Kejora Ventures)
Penggabungan Tokopedia dan TikTok Shop adalah langkah strategis, namun restrukturisasi personel menunjukkan pentingnya efisiensi dalam bisnis e-commerce yang sudah sangat kompetitif.
William Tanuwijaya (Pendiri Tokopedia)
Konsolidasi dan inovasi tetap harus diutamakan agar Tokopedia bisa tetap relevan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dominasi pemimpin pasar.