TLDR
Teknologi LiDAR meningkatkan efisiensi dalam inspeksi struktur reaktor. Inspeksi interior penting untuk menjaga keamanan reaktor yang terbungkus. Hanford Site memiliki sejarah penting dalam produksi plutonium dan sekarang fokus pada pembersihan. Situs Hanford di Washington adalah lokasi bersejarah yang pernah menjadi pusat produksi plutonium untuk senjata nuklir Amerika Serikat selama Perang Dunia II dan era berikutnya. Setelah produksi dihentikan, fokus utama beralih ke pembersihan dan pengelolaan limbah berbahaya di situs tersebut.Departemen Energi AS menggunakan teknologi inovatif LiDAR untuk memeriksa kondisi bagian dalam struktur penyimpanan reaktor nuklir yang sudah tidak aktif. Penggunaan teknologi ini memungkinkan pembuatan model 3D yang detail dan akurat dari area yang sulit diakses.Inspeksi ini berbeda dari pengecekan sebelumnya yang hanya mengamati bagian luar struktur menggunakan drone. Kali ini, tim fokus pada bagian dalam untuk menemukan potensi masalah yang mungkin tidak terlihat dari luar.Pentingnya inspeksi ini sangat besar karena memastikan struktur penyimpanan tetap aman dan berfungsi sesuai rencana. Ini menjadi bagian dari komitmen untuk mengelola risiko, menjaga infrastruktur, serta memastikan keselamatan jangka panjang lingkungan dan manusia.Selain menjaga keamanan struktur reaktor, DOE juga merencanakan untuk mengubah bekas lahan pengembangan senjata nuklir ini menjadi ladang tenaga surya berkapasitas satu gigawatt sebagai upaya inovasi energi bersih di masa depan.