Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Klaim Google Soal Dampak Lingkungan AI Gemini Dinilai Menyesatkan

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
21 Agt 2025
102 dibaca
2 menit
Klaim Google Soal Dampak Lingkungan AI Gemini Dinilai Menyesatkan

Rangkuman 15 Detik

Klaim efisiensi energi dan air oleh Google untuk Gemini dianggap menyesatkan oleh para ahli.
Perhitungan yang digunakan Google tidak mencakup semua aspek penggunaan sumber daya, terutama konsumsi air tidak langsung.
Meskipun ada peningkatan efisiensi, emisi karbon Google terus meningkat seiring dengan pengembangan AI.
Google baru-baru ini merilis studi yang menyatakan bahwa Gemini AI, asisten AI mereka, hanya menggunakan sedikit air dan energi untuk setiap teks yang diproses. Menurut Google, Gemini membutuhkan sekitar 0,26 mililiter air dan 0,24 watt-jam listrik untuk satu permintaan, yang dianggap sangat efisien dibandingkan dengan studi sebelumnya. Namun, para ahli lingkungan dan teknik listrik mengkritik studi ini karena Google sengaja mengabaikan penggunaan air tidak langsung yang terkait dengan listrik yang digunakan pusat data serta pembangkit listrik yang mensuplai energi tersebut. Hal ini menyebabkan estimasi Google hanya menunjukkan sebagian kecil dari total dampak lingkungan sebenarnya. Selain itu, Google hanya melaporkan emisi karbon menggunakan metode berbasis pasar yang memperhitungkan investasi dalam energi terbarukan, tetapi tidak menggunakan metode berbasis lokasi yang lebih akurat menggambarkan emisi di wilayah lokal pusat data. Para ahli mengatakan bahwa metode berbasis lokasi penting untuk transparansi lingkungan yang sebenarnya. Google membandingkan hasilnya dengan penelitian sebelumnya tanpa menyajikan data yang sebanding, seperti rincian median penggunaan energi per kata yang digunakan sebagai dasar perhitungan. Hal ini membuat klaim efisiensi yang sangat rendah menjadi menyesatkan karena perbandingan dilakukan dengan metode yang berbeda. Meski Google menunjukkan pencapaian efisiensi hingga 33 kali lebih baik dalam satu tahun, emisi karbon total perusahaan justru meningkat karena penggunaan AI yang semakin agresif. Fenomena ini menunjukkan bahwa efisiensi tidak otomatis mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan jika penggunaan teknologi terus bertambah.

Analisis Ahli

Shaolei Ren
Google menyembunyikan data penting dan menyampaikan pesan yang salah kepada dunia mengenai dampak sebenarnya dari konsumsi air dan energi AI.
Alex de Vries-Gao
Estimasi yang diberikan Google hanya mengungkapkan sebagian kecil dari dampak sebenarnya dan tidak mencerminkan dampak lokal dari konsumsi listrik pusat data.