Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Admiral Nakhimov: Kapal Perang Nuklir Rusia Kembali Mengarungi Laut Setelah 28 Tahun

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (7mo ago) management-and-strategy (7mo ago)
21 Agt 2025
197 dibaca
2 menit
Admiral Nakhimov: Kapal Perang Nuklir Rusia Kembali Mengarungi Laut Setelah 28 Tahun

Rangkuman 15 Detik

Admiral Nakhimov sedang menjalani modernisasi ekstensif dan kembali ke uji coba laut setelah hampir tiga dekade.
Kapal ini akan memiliki kapasitas peluncur rudal yang lebih besar daripada kapal permukaan lainnya, menjadikannya salah satu yang terkuat di dunia.
Modernisasi ini mencerminkan ambisi Rusia untuk memperkuat Angkatan Lautnya di tengah tantangan geopolitik.
Admiral Nakhimov, kapal perang kelas Kirov bertenaga nuklir milik Rusia, telah kembali melakukan uji coba pelayaran sejak pertama kali terakhir berlayar pada tahun 1997. Proyek modernisasi menyeluruh pada kapal dengan berat 28.000 ton ini telah dimulai sejak tahun 2014 dengan tujuan membuatnya menjadi kapal andalan baru Angkatan Laut Rusia. Proyek perombakan kapal ini mengalami berbagai keterlambatan dari target awal penyelesaian pada 2018 yang akhirnya terus bergeser hingga diperkirakan selesai sekitar tahun 2024. Modernisasi besar-besaran ini meliputi pemasangan 174 tabung peluncur misil vertikal yang merupakan kapasitas terbesar jika dibandingkan dengan kapal permukaan lainnya di dunia. Dari total tabung peluncur baru, beberapa di antaranya akan digunakan untuk misil Kalibr yang sudah banyak dipakai dalam konflik di Ukraina, Oniks yang merupakan misil supersonik, serta Zircon yang merupakan misil hipersonik terbaru Rusia. Selain itu, kapal ini juga akan dilengkapi dengan sistem pertahanan udara canggih seperti S-300FM dan kemungkinan integrasi S-400. Mesin nuklir kapal sudah dioperasikan kembali sejak awal tahun ini dan Admiral Nakhimov telah bisa bergerak menggunakan tenaga sendiri. Kapal ini juga mendapatkan sistem radar, sistem komando dan kontrol baru, serta senjata utama baru berupa meriam AK-192M kaliber 130mm untuk dukungan tembakan artileri. Setelah menyelesaikan modernisasi, Admiral Nakhimov diharapkan menjadi kapal perang nuklir pertama yang kembali aktif sejak era Soviet dan akan menggantikan kapal induk Pyotr Velikiy sebagai kapal kebanggaan armada Utara Rusia. Kapal ini juga menjadi fokus utama kemampuan militer laut Rusia di masa depan.

Analisis Ahli

John Chipman (Director IISS)
Proyek ini menunjukkan ambisi Rusia untuk mempertahankan kemampuan proyeksi kekuatan maritim, tetapi keterlambatan dan tantangan teknis berisiko menurunkan performanya dibandingkan kapal perang modern negara lain.
Andrei Kortunov (Russian International Affairs Council)
Admiral Nakhimov bisa menjadi simbol kebangkitan angkatan laut Rusia, walau pengaruh strategisnya tergantung pada bagaimana kapal akan dioperasikan dan dikombinasikan dengan aset militer lainnya.