Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rahasia Rumput Laut: Cara Baru Mendapatkan Mineral Langka untuk Teknologi Modern

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
20 Agt 2025
298 dibaca
2 menit
Rahasia Rumput Laut: Cara Baru Mendapatkan Mineral Langka untuk Teknologi Modern

Rangkuman 15 Detik

Ekstraksi mineral dari rumput laut dapat menjadi alternatif berkelanjutan dibandingkan penambangan tradisional.
Konsentrasi mineral dalam rumput laut bisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan air laut, menawarkan potensi ekonomi.
Setelah proses ekstraksi, biomassa dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mengurangi limbah.
Penelitian terbaru di Amerika Serikat menunjukkan bahwa rumput laut memiliki potensi besar sebagai sumber alternatif mineral tanah jarang seperti neodimium yang penting untuk berbagai teknologi tinggi. Mineral ini biasanya diperoleh dari tambang bawah tanah yang menimbulkan dampak lingkungan negatif. Para peneliti dari Pacific Northwest National Laboratory di Sequim, Washington, menanam beberapa spesies rumput laut dan menguji cara mengekstrak mineral-meneral penting dari biomassa rumput laut tersebut. Mereka menemukan bahwa beberapa spesies, khususnya Ulva yang juga dikenal sebagai sea lettuce, dapat mengkonsentrasikan mineral langka jauh lebih tinggi daripada air laut di sekitarnya. Proses ekstraksi yang dikembangkan melibatkan penggilingan rumput laut menjadi pasta dan mencampurnya dengan cairan asam yang disebut lixiviant. Cairan ini menurunkan pH sehingga mineral yang terkandung dalam rumput laut dapat dipecah dan dipisahkan. Suhu tinggi juga digunakan dalam proses ini untuk membantu memutus ikatan kimia mineral. Meski sudah ada kemajuan, para peneliti masih menguji berbagai jenis cairan asam dan kondisi suhu yang paling efisien agar dapat mengekstrak setidaknya 50 persen mineral dari biomassa. Selain itu, mereka mempertimbangkan biaya, termasuk penggunaan asam limbah dari proses lain untuk mengurangi pengeluaran. Setelah mineralnya diambil, sisa biomassa rumput laut masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk membuat biofuel, plastik ramah lingkungan, dan bahan bangunan. Dengan pertumbuhan rumput laut yang cepat dan tidak memerlukan air tawar, biomining ini berpotensi menjadi cara baru yang ramah lingkungan untuk mendapatkan mineral penting di masa depan.

Analisis Ahli

Michael Huesemann
Pengembangan biomining dari rumput laut memungkinkan pemanfaatan laut sebagai sumber kritis mineral secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.