Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Metode Baru Dari Jepang Mempercepat Daur Ulang Elemen Tanah Jarang Ramah Lingkungan

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (7mo ago) climate-and-environment (7mo ago)
16 Agt 2025
201 dibaca
2 menit
Metode Baru Dari Jepang Mempercepat Daur Ulang Elemen Tanah Jarang Ramah Lingkungan

Rangkuman 15 Detik

Proses SEEE menawarkan solusi efisien untuk daur ulang elemen langka yang penting bagi teknologi hijau.
Kolaborasi antara berbagai organisasi dapat menghasilkan metode baru yang lebih ramah lingkungan untuk mengelola limbah elektronik.
Kebutuhan akan elemen langka semakin meningkat, menjadikan penelitian dan pengembangan dalam daur ulang sangat penting.
Penelitian dari Universitas Kyoto berhasil mengembangkan metode baru yang disebut proses SEEE untuk mendaur ulang elemen tanah jarang yang penting digunakan di magnet berperforma tinggi, seperti neodymium dan dysprosium. Elemen ini banyak digunakan dalam teknologi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik dan turbin angin. Metode SEEE terdiri dari tiga tahap utama, yaitu ekstraksi selektif dengan menggunakan campuran garam cair, evaporasi selektif untuk memisahkan bahan yang tidak diinginkan, dan elektrolisis selektif yang mengembalikan elemen tersebut dalam bentuk logam murni. Proses ini mencapai tingkat pemulihan yang sangat tinggi dan kemurnian lebih dari 90%. Penambangan elemen tanah jarang biasanya menimbulkan dampak lingkungan yang berat, sementara metode daur ulang yang ada selama ini sangat kompleks dan membutuhkan energi besar. Oleh sebab itu, teknologi SEEE menawarkan solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi industri. Selain itu, sebuah tim di Amerika Serikat berhasil mengembangkan metode ekstraksi elemen tanah jarang dan logam berharga dari perangkat keras pusat data yang sudah tidak terpakai, menggunakan metode kimia tanpa asam. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan baru dalam daur ulang elektronik. Teknologi-teknologi inovatif ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada penambangan baru dan membantu menjaga kelestarian lingkungan, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk skala produksi dan aplikasi industrial yang luas.

Analisis Ahli

Prof. Hiroshi Tanaka
Proses SEEE merupakan pendekatan yang menjanjikan untuk menyiasati masalah lingkungan dalam penambangan dan daur ulang, tetapi perlu pengujian lebih lanjut terkait biaya dan kompatibilitas dengan rantai pasok industri.
Dr. Sarah Johnson
Pengembangan metode ramah lingkungan seperti yang dilakukan oleh tim AS sangat penting untuk menjawab tantangan global akan sumber daya, terutama yang memanfaatkan limbah elektronik secara efektif.