Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Wabah Fibromatosis Membuat Tupai Di Amerika Serikat Menyeramkan Dan Menular

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
19 Agt 2025
1303 dibaca
2 menit
Wabah Fibromatosis Membuat Tupai Di Amerika Serikat Menyeramkan Dan Menular

TLDR

Fibromatosis pada tupai biasanya tidak fatal dan banyak yang sembuh tanpa perawatan.
Penyebaran virus dapat dipercepat oleh penggunaan tempat makan burung yang menarik banyak tupai.
Virus ini tidak berbahaya bagi manusia dan tidak perlu intervensi manusia dalam penanganannya.
Baru-baru ini, banyak warga di Amerika Serikat dan Kanada menemukan tupai dengan kondisi sangat mengerikan yaitu tubuh mereka dipenuhi tumor dan luka yang mengeluarkan cairan. Fenomena ini pertama kali dilaporkan pada musim panas tahun 2023 dan terus menjadi perhatian karena penyebarannya yang tampak terus bertambah.Para ahli memperkirakan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh virus fibromatosis yang mudah menular melalui kontak langsung antara tupai yang sakit dan tupai lain yang sehat. Virus ini menyebabkan pertumbuhan seperti kutil pada muka dan tubuh tupai yang boleh jadi tampak menakutkan, tetapi tidak mematikan dalam sebagian besar kasus.Salah satu faktor yang memperparah penyebaran virus adalah aktivitas manusia, seperti menempatkan feeder burung di halaman rumah yang memungkinkan kontak antara banyak tupai dan penularan virus melalui air liur pada biji yang tidak dimakan. Para ahli mengingatkan warga untuk mengurangi penggunaan feeder atau membersihkannya secara rutin jika tetap digunakan.Meskipun tampilan fisik tupai yang sakit terlihat sangat mengerikan dan membuat banyak orang ingin membantu, para ahli menyarankan agar tidak mengganggu atau menangkap tupai tersebut. Sebagian besar tupai bisa sembuh sendiri dalam 4 hingga 8 minggu tanpa intervensi manusia.Fenomena ini juga diiringi dengan kasus serupa pada kelinci di Colorado yang terjangkit virus Shope papilloma, menyebabkan tumor aneh pada kepala mereka. Para ahli mendesak warga untuk membatasi kontak dengan satwa liar dan membiarkan alam menyelesaikannya tanpa campur tangan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.