Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Asap Kebakaran Hutan Lebih Mematikan dari yang Diperkirakan Sebelumnya

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
17 Agt 2025
160 dibaca
2 menit
Asap Kebakaran Hutan Lebih Mematikan dari yang Diperkirakan Sebelumnya

AI summary

Asap kebakaran mengandung PM2.5 yang lebih berbahaya daripada emisi lalu lintas.
Risiko kematian akibat PM2.5 dari asap kebakaran jauh di bawah estimasi sebelumnya.
Penelitian ini menekankan pentingnya menggunakan data risiko yang spesifik untuk sumber polusi.
Penelitian baru yang dilakukan oleh Institut Kesehatan Global Barcelona (ISGlobal) mengungkap bahwa bahaya kematian akibat paparan asap kebakaran hutan jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Asap ini mengandung partikel halus PM2.5 yang telah lama diketahui dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti kematian dan penyakit pernapasan.Dengan menggunakan data yang luas dari 654 wilayah di 32 negara Eropa selama 2004 hingga 2022, para peneliti membandingkan dampak kesehatan dari PM2.5 yang berasal dari asap kebakaran hutan dan dari sumber lain seperti polusi lalu lintas. Hasilnya menunjukkan bahwa partikel dari asap kebakaran hutan lebih berbahaya dan meningkatkan risiko kematian lebih besar.Data menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1 mikrogram per meter kubik PM2.5 dari asap kebakaran hutan meningkatkan risiko kematian akibat semua penyebab sebesar 0.7%, serta secara khusus meningkatkan kematian akibat penyakit pernapasan dan jantung dalam minggu pertama paparan.Sebelumnya, penilaian dampak kesehatan yang menggunakan risiko umum untuk semua PM2.5 menyebabkan angka kematian akibat kebakaran hutan diperkirakan hanya 38 kematian per tahun. Namun, studi ini menemukan angka kematian sebenarnya hampir 14 kali lebih tinggi, yaitu 535 kematian per tahun, menegaskan bahwa bahaya yang sebenarnya sangat diremehkan.Penelitian ini menyoroti pentingnya menggunakan data risiko yang disesuaikan berdasarkan jenis dan sumber polutan untuk memperbaiki pemantauan dan kebijakan kesehatan publik, terutama dengan meningkatnya frekuensi kebakaran hutan yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Experts Analysis

Anna Alari
Meningkatkan estimasi kematian terkait PM2.5 dari kebakaran hutan sangat penting untuk melacak beban kesehatan dari ancaman perubahan iklim.
Editorial Note
Penemuan ini membuka mata bahwa pendekatan umum dalam menilai risiko polusi udara terlalu menyederhanakan bahaya yang sebenarnya dari berbagai sumber polutan. Sangat penting bagi pembuat kebijakan dan peneliti kesehatan masyarakat untuk mengadaptasi data risiko sesuai dengan sumber polutan agar langkah perlindungan kesehatan dapat lebih tepat sasaran.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.