Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Marwan Baasir Dorong Bagi Hasil Pendapatan OTT dengan Operator Telekomunikasi

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (7mo ago) management-and-strategy (7mo ago)
06 Agt 2025
224 dibaca
1 menit
Marwan Baasir Dorong Bagi Hasil Pendapatan OTT dengan Operator Telekomunikasi

Rangkuman 15 Detik

Layanan OTT diharapkan untuk berbagi keuntungan dengan operator telekomunikasi.
Regulasi diperlukan untuk menciptakan kerjasama yang adil antara OTT dan operator.
Keberlanjutan industri telekomunikasi dapat ditingkatkan melalui skema bagi hasil.
Direktur Eksekutif ATSI, Marwan O Baasir, menyampaikan bahwa layanan OTT di Indonesia meraup pendapatan besar namun tidak berbagi keuntungan dengan operator telekomunikasi yang menyediakan jaringan. Menurutnya, OTT seharusnya tidak mengambil keuntungan sendiri karena infrastruktur utama disediakan oleh operator lokal. Marwan mencontohkan layanan seperti WhatsApp for Business dan call center berbasis WhatsApp yang menghasilkan pendapatan tetapi tidak membagi hasil dengan operator. Banyak layanan OTT lain juga memanfaatkan jaringan telekomunikasi tanpa kontribusi keuangan kepada penyedia infrastruktur. Ia mengusulkan adanya skema bagi hasil antara OTT dan operator yang dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan industri telekomunikasi nasional. Dengan tambahan pendapatan bagi operator, mereka dapat meningkatkan investasi infrastruktur internet di Indonesia. Diskusi mengenai detail pembagian hasil ini masih berlangsung di kalangan anggota ATSI, dan belum ada angka yang resmi disepakati. Marwan optimis pemerintah mampu mengatur mekanisme ini lewat regulasi yang mewajibkan kerja sama antara OTT dan operator. Marwan menegaskan perlunya peraturan resmi agar kewajiban bagi hasil ini bukan hanya opsi, melainkan aturan wajib yang harus dipatuhi. Dengan adanya regulasi, diharapkan ada keadilan dan keberlanjutan dalam ekosistem digital dan telekomunikasi Indonesia.

Analisis Ahli

Marwan O Baasir
Mendorong adanya regulasi yang mewajibkan bagi hasil OTT dan operator demi keberlangsungan industri telekomunikasi nasional.