Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

ATSI Tekankan Pentingnya Regulasi Adil bagi Operator dan Layanan OTT di Indonesia

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (5mo ago) management-and-strategy (5mo ago)
29 Sep 2025
124 dibaca
2 menit
ATSI Tekankan Pentingnya Regulasi Adil bagi Operator dan Layanan OTT di Indonesia

Rangkuman 15 Detik

Industri telekomunikasi Indonesia perlu regulasi yang lebih adil untuk bersaing dengan pemain OTT.
ATSI menginginkan peninjauan kembali terhadap aturan yang ada agar beban dan manfaat terbagi secara proporsional.
Kesehatan dan keberlanjutan industri telekomunikasi dan digital sangat bergantung pada keadilan dalam regulasi.
Industri telekomunikasi Indonesia sedang menghadapi tantangan besar karena sebagian besar potensi bisnisnya telah bergeser ke penyedia layanan Over the Top (OTT) seperti Netflix, WhatsApp, dan YouTube. Hal ini menyebabkan operator telekomunikasi mengalami kesulitan dalam mengembangkan bisnis mereka secara optimal. Ketua Umum ATSI, Dian Siswarini, mengungkapkan bahwa sebagian besar keuntungan di sektor digital sebenarnya justru dinikmati oleh para penyedia OTT yang masuk ke ranah telekomunikasi. Operator telekomunikasi merasa mereka seperti kehilangan potongan besar dari 'kue bisnis' di industri ini. Masalahnya, operator telekomunikasi harus menanggung biaya regulasi dan infrastruktur yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga, sementara penyedia OTT hanya menggunakan infrastruktur tersebut tanpa harus menghadapi beban regulasi yang sama. Sekretaris Jenderal ATSI, Merza Fachys, menambahkan bahwa regulasi yang ada saat ini sudah tidak relevan karena dibuat ketika industri telekomunikasi masih didominasi oleh satu pelaku saja. Saat ini, ada banyak pelaku dan beban regulasi hanya terkonsentrasi pada operator telekomunikasi. ATSI berharap pemerintah dapat segera merevisi regulasi agar tercipta 'level playing field' yang adil antara operator telekomunikasi dan OTT. Dengan regulasi yang lebih seimbang, industri digital dan telekomunikasi dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Analisis Ahli

Dian Siswarini
Industri telekomunikasi perlu tempat bermain yang adil agar bisa berkembang seiring dengan kehadiran OTT besar yang mengambil sebagian besar bisnis.
Merza Fachys
Regulasi harus direview ulang karena beban dan manfaat dalam industri digital saat ini tidak lagi proporsional di antara pelaku industri.