TLDR
Platform bakat Standard Chartered meningkatkan pengisian pekerjaan secara internal. Penghematan biaya yang signifikan diperoleh melalui proyek yang diselesaikan secara internal. Inisiatif ini berkontribusi pada retensi dan keterlibatan karyawan. Standard Chartered adalah sebuah bank yang berbasis di London dan memiliki kegiatan bisnis utama di Asia. Bank ini menghadapi tantangan untuk mengisi posisi pekerjaan secara efisien dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).Untuk mengatasi hal tersebut, bank ini memperkenalkan sebuah platform talenta yang awalnya diuji coba di India pada tahun 2021 dan resmi diluncurkan secara global pada tahun berikutnya. Platform ini berfungsi untuk menyesuaikan kebutuhan pekerjaan dengan keterampilan karyawan secara langsung.Hampir setengah dari total karyawan bank, sekitar 39.000 orang, aktif menggunakan platform ini. Melalui platform ini, bank berhasil menghemat lebih dari 8,5 juta dolar AS dengan mengisi banyak pos pekerjaan melalui sumber daya internal dibanding merekrut dari luar.Dalam satu tahun terakhir, bank juga mencatat kenaikan sebesar 10 persen dalam jumlah pekerjaan yang diisi secara internal. Selain itu, platform ini membantu meningkatkan keterlibatan dan retensi karyawan dengan memberikan kesempatan terlibat dalam berbagai proyek yang menarik dan inovatif.Melalui investasi ini, Standard Chartered ingin menyiapkan karyawannya menghadapi era AI dengan pelatihan yang lebih spesifik dan peluang pengembangan karier berbasis proyek. Langkah ini diharapkan berdampak positif pada kinerja bisnis dan harga saham perusahaan.
Dengan mengintegrasikan platform talenta yang mengutamakan kompetensi dan adaptasi AI, Standard Chartered menunjukkan bahwa inovasi SDM kini bukan lagi sekadar pelatihan, tapi perubahan paradigma dalam manajemen bakat. Hal ini dapat menjadi model bagi korporasi lain yang ingin mempertahankan daya saing dan efisiensi operasional pada era digital.