HKMA Dorong Bank Latih Staf untuk Tutup Kekurangan Talenta AI dan Keuangan Hijau
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
18 Agt 2025
272 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
HKMA mendorong bank untuk fokus pada pelatihan internal daripada merekrut dari pesaing.
Ada prediksi kekurangan bakat di sektor perbankan, khususnya dalam teknologi dan pasar internasional.
Sebagian besar bank memiliki pandangan positif tentang pertumbuhan dan peluang bisnis di masa depan.
Hong Kong menghadapi tantangan kekurangan tenaga ahli di bidang teknologi kecerdasan buatan, keuangan berkelanjutan, dan pasar internasional, terutama Timur Tengah dan ASEAN. Hal ini terungkap dari sebuah studi yang dipimpin oleh Hong Kong Monetary Authority (HKMA).
Studi tersebut melibatkan survei terhadap 147 bank dan menggambarkan bahwa sebagian besar bank optimistis dengan kondisi bisnis dari tahun 2026 sampai 2030. Namun, sebagian kecil merasa bahwa ketegangan geopolitik dapat menjadi hambatan besar.
Untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli ini, HKMA menekankan pentingnya pelatihan internal bagi karyawan bank. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan tanpa perlu bersaing sengit mengangkat staf dari bank lain hanya karena tawaran gaji lebih tinggi.
Arthur Yuen Kwok-hang, Deputi CEO HKMA, mengatakan bahwa pendekatan pelatihan ini akan memperkuat lingkungan bisnis dan membantu menjaga posisi Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional yang kompetitif.
Kolaborasi antara HKMA, Hong Kong Association of Banks, dan Hong Kong Institute of Bankers dalam studi ini menunjukkan keseriusan pihak-pihak terkait dalam mempersiapkan pembangunan talenta yang berkelanjutan untuk sektor perbankan Hong Kong.
Analisis Ahli
Arthur Yuen Kwok-hang
Pelatihan internal staf adalah kunci untuk mengatasi kekurangan talenta dan menjaga stabilitas bisnis perbankan di Hong Kong.