Tokopedia dan TikTok Shop Kenalkan Biaya Pemrosesan Order Rp1.250 per Pesanan
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
05 Agt 2025
59 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Biaya pemrosesan order sebesar Rp 1.250 akan diterapkan untuk semua pesanan yang berhasil dikirim di Tokopedia dan TikTok Shop.
Seller baru akan mendapatkan pembebasan biaya untuk 50 pesanan pertama mereka.
Biaya pemrosesan order ini bertujuan untuk meningkatkan layanan logistik dan memperluas program ongkir di Indonesia.
Tokopedia dan TikTok Shop akan mulai mengenakan biaya pemrosesan order sebesar Rp1.250 pada setiap pesanan yang berhasil dikirim mulai 11 Agustus 2025. Biaya ini sudah termasuk pajak dan berlaku untuk semua pesanan tanpa memandang jumlah produk dalam pesanan tersebut.
Biaya pemrosesan ini dimaksudkan untuk menutupi biaya operasional pemrosesan pesanan serta untuk mendukung perluasan program ongkir dan layanan logistik lebih baik di seluruh Indonesia. Ini akan membantu meningkatkan pengalaman pengiriman terutama di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau.
Untuk penjual atau seller, biaya ini akan dipotong langsung dari penyelesaian pesanan. Namun, penjual mendapatkan keringanan biaya dengan pembebasan untuk 50 pesanan pertama setiap bulannya. Pembebasan tersebut diterapkan dengan pengembalian biaya satu kali di akhir bulan.
Meski biaya ini diterapkan, kebijakan ini diperjelas tetap berlaku meskipun pesanan dikembalikan, baik berupa barang maupun dana. Hal ini menunjukkan bahwa biaya pemrosesan tidak berhubungan langsung dengan pengembalian uang atau barang, melainkan proses administrasi pesanan itu sendiri.
Kebijakan ini memberikan kejelasan bagi pembeli maupun penjual agar bisa bersiap menghadapi mekanisme biaya baru. Keselarasan antara layanan logistik yang lebih komprehensif dan biaya yang dikenakan diharapkan membuat ekosistem e-commerce menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.
Analisis Ahli
Ahmad Syafii, Analis E-commerce Indonesia
Pengenaan biaya pemrosesan order merupakan respons yang diperlukan untuk menyeimbangkan biaya operasional yang terus meningkat, terutama dalam hal logistik. Program pembebasan biaya pada pesanan awal juga menjadi strategi yang tepat untuk menjaga daya beli penjual baru agar tidak terbebani di awal.