Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Aturan De Minimis Berakhir, Barang Murah Dari China Jadi Mahal Di AS

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
01 Agt 2025
1371 dibaca
2 menit
Aturan De Minimis Berakhir, Barang Murah Dari China Jadi Mahal Di AS

TLDR

Aturan de minimis yang baru akan meningkatkan biaya impor barang murah ke AS.
E-commerce Tiongkok seperti Shein dan Temu akan mengalami dampak besar dari perubahan ini.
Peningkatan pengiriman de minimis juga berpotensi digunakan untuk penyelundupan zat terlarang.
Presiden Donald Trump memutuskan mengakhiri aturan de minimis di Amerika Serikat yang selama ini membebaskan bea masuk untuk barang impor bernilai di bawah US$800. Aturan ini sebelumnya memungkinkan banyak barang murah dari luar negeri, khususnya dari China, masuk tanpa biaya bea masuk.Aturan ini sering dimanfaatkan oleh platform e-commerce China seperti Shein dan Temu untuk menjual produk dengan harga sangat rendah di pasar AS. Selain itu, perusahaan besar seperti Amazon dengan toko Haul-nya di China juga terkena dampak aturan baru ini.Dengan aturan baru yang mulai berlaku pada 29 Agustus 2025, semua barang impor senilai US$800 atau kurang tetap akan dikenakan bea masuk. Selain itu, paket yang dikirim melalui jaringan pos internasional juga akan dibebankan tarif sesuai nilai dan negara asal.Volume pengiriman barang dengan nilai rendah melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir. Gedung Putih mencatat bahwa pada tahun fiskal ini jumlah pengiriman de minimis mencapai 309 juta unit, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 115 juta unit.Aturan lama dinilai merugikan bisnis AS dan bahkan membuka celah bagi pengiriman zat terlarang seperti fentanil yang sulit terdeteksi karena paketnya kecil dan sering tidak diperiksa oleh petugas bea cukai. Oleh karena itu, pembaruan aturan ini bertujuan menutup celah tersebut dan melindungi bisnis dalam negeri.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.