Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Satelit Dove Planet Labs Berisiko Jadi 'Ranjau' Di Orbit Bumi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
30 Jul 2025
1188 dibaca
1 menit
Satelit Dove Planet Labs Berisiko Jadi 'Ranjau' Di Orbit Bumi

TLDR

Konstelasi Dove oleh Planet Labs berpotensi mengancam keselamatan luar angkasa.
Lebih dari 80 persen satelit Dove telah terdeorbit, meningkatkan risiko re-entry yang tidak terkontrol.
Masalah kode identifikasi dan data orbital yang tidak akurat dari satelit Dove dapat mempengaruhi operasi luar angkasa.
Sebuah tim peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok baru-baru ini mengkritik konstelasi satelit Dove milik Planet Labs. Mereka menyebut satelit kecil ini sebagai berpotensi bahaya di angkasa yang bisa menyebabkan tabrakan dan jatuh seenaknya ke Bumi.Planet Labs adalah perusahaan dari San Francisco yang sejak 2013 meluncurkan ratusan satelit kecil jenis CubeSat untuk mengambil gambar Bumi setiap hari dengan resolusi sedang. Model mereka terkenal murah dan sering mengamati Bumi.Namun, satelit Dove ternyata tidak punya sistem pendorong untuk mengatur orbitnya, sehingga lebih dari 80% dari sekitar 662 satelit telah jatuh ke orbit rendah Bumi tanpa kendali. Hal ini bisa membahayakan satelit lainnya dan keamanan ruang angkasa.Data satelit Dove juga memiliki masalah, karena lebih dari seratus satelit terdaftar dengan kode identifikasi yang salah atau bahkan dibuat-buat, dan tidak terdapat data orbit lengkap dalam database publik, termasuk di situs US Space Force.Para peneliti memperingatkan bahwa meskipun konstelasi Dove telah mengubah cara pengamatan Bumi dengan biayanya yang rendah dan pengamatan sering, hal tersebut juga bisa membuat orbit rendah Bumi menjadi 'ladang ranjau' berbahaya yang perlu diperhatikan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.