Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China dan AS Saling Awasi Satelit di Orbit, Tanda Ketegangan Memuncak

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (6mo ago) astronomy-and-space-exploration (6mo ago)
16 Sep 2025
77 dibaca
2 menit
China dan AS Saling Awasi Satelit di Orbit, Tanda Ketegangan Memuncak

Rangkuman 15 Detik

Pertukaran gambar satelit antara China dan AS menunjukkan meningkatnya persaingan di ruang angkasa.
Kemampuan pengawasan satelit kini menjadi alat penting dalam konteks militer dan keamanan.
Kebutuhan mendesak akan aturan perilaku dalam operasi luar angkasa untuk mencegah konflik yang lebih besar.
Baru-baru ini, satelit Jilin-1 milik China berhasil mengambil gambar satelit pengintai Amerika Serikat bernama WorldView Legion dari jarak sekitar 40 hingga 50 kilometer. Ini menjadi langkah pertama bagi perusahaan China Chang Guang untuk secara publik menunjukkan kemampuan mereka dalam menangkap gambar dinamis satelit lain di orbit. Sebelumnya, pada bulan Juni, perusahaan AS Maxar Intelligence juga memanfaatkan satelit mereka untuk mengambil gambar tajam satelit China Shijian-26 dari jarak dekat. Kualitas gambar tersebut sangat tinggi dan menunjukkan rincian struktural dengan ketajaman hingga 1,9 sentimeter. Chang Guang kini mengoperasikan lebih dari 100 satelit Jilin-1 yang mampu mengambil gambar dengan resolusi 0,5 meter serta melakukan pengamatan ulang di lokasi mana saja dalam waktu 10 menit. Perusahaan ini terus memperbesar skala konstelasi satelit dengan rencana memproduksi hingga 200 satelit penginderaan dan 200 satelit komunikasi setiap tahun. Pengambilan gambar satelit lain di orbit sangat sulit karena membutuhkan kontrol presisi dan kecepatan pelacakan tinggi untuk mengikuti gerakan cepat satelit. Namun, kemampuan ini menjadi sangat berharga dalam memantau aktivitas ruang angkasa secara real-time serta menjadi alat strategis dalam operasi militer dan pengawasan. Ketegangan ruang angkasa semakin meningkat dengan terbentuknya Space Force di AS dan PLA Aerospace Force di China. Insiden-insiden dan kecelakaan memperlihatkan risiko tinggi jika tidak ada aturan internasional yang jelas untuk menghindari konflik dan kesalahpahaman di orbit yang kini menjadi arena persaingan teknologi dan militer.

Analisis Ahli

Susanne Hake
Kualitas tinggi dari gambar pengintaian menunjukkan betapa canggih teknologi satelit yang sudah ada, menandai era baru pengawasan real-time dan potensi operasi anti-satelit yang dapat memengaruhi keamanan ruang angkasa.