Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Serangan Siber Terbesar terhadap Aeroflot Ganggu Penerbangan dan Ancam Data Warga Rusia

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (7mo ago) cyber-security (7mo ago)
29 Jul 2025
212 dibaca
2 menit
Serangan Siber Terbesar terhadap Aeroflot Ganggu Penerbangan dan Ancam Data Warga Rusia

Rangkuman 15 Detik

Serangan siber terhadap Aeroflot adalah yang paling parah dalam industri penerbangan Rusia.
Insiden ini menunjukkan kerentanan infrastruktur digital Rusia di tengah ketegangan dengan negara-negara lain.
Dampak dari serangan ini menciptakan kekacauan di Bandara Sheremetyevo dan mengganggu ribuan penumpang.
Aeroflot, maskapai penerbangan nasional Rusia, mengalami serangan siber besar yang dilakukan oleh kelompok peretas pro-Ukraina. Akibat serangan ini, lebih dari 50 penerbangan dibatalkan dan ribuan penumpang terdampak. Serangan ini menjadi insiden siber paling parah yang pernah terjadi pada industri penerbangan Rusia. Kelompok Silent Crow dan Belarusian Cyberpartisans mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengungkap telah menghancurkan ribuan server milik Aeroflot dan menguasai komputer staf dan manajemen senior, bahkan mengancam membocorkan data pribadi seluruh pelanggan maskapai nasional itu. Situasi ini menimbulkan kekacauan di Bandara Sheremetyevo di Moskow, di mana banyak penerbangan tertunda dan penumpang merasa frustrasi karena minimnya informasi yang diberikan. Kremlin dan anggota parlemen Rusia menganggap serangan ini peringatan serius tentang perang digital yang dihadapi Rusia. Anton Gorelkin, anggota parlemen Rusia, menegaskan bahwa Rusia tengah menghadapi serangan digital dari banyak negara tidak bersahabat, yang menjadi bagian dari perang yang berlangsung di berbagai bidang. Ancaman tersebut dianggap sebagai eskalasi baru dalam konflik antara Rusia dan negara-negara lawan. Menurut Andrei Litvinov, mantan pilot dan pakar penerbangan, serangan ini merupakan bencana serius bagi Aeroflot dan perusahaan milik negara. Selain kerugian materi yang besar, kebocoran data dan korespondensi internal bisa menimbulkan efek jangka panjang yang merugikan.

Analisis Ahli

Andrei Litvinov
Ini adalah bencana serius bagi Aeroflot dan perusahaan milik negara, dengan potensi kerugian jangka panjang jika data internal bocor ke pihak lain.