Microsoft Terapkan Verifikasi Usia Xbox di Inggris untuk Penuhi Aturan Online Safety
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
29 Jul 2025
59 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Microsoft mulai menerapkan verifikasi usia untuk pemain Xbox di Inggris.
Verifikasi usia saat ini bersifat opsional, tetapi akan menjadi wajib pada tahun 2026.
Pemain yang tidak memverifikasi usia mereka akan mengalami pembatasan pada fitur sosial Xbox.
Microsoft mulai meminta pemain Xbox di Inggris untuk melakukan verifikasi usia sebagai langkah mematuhi aturan Online Safety Act. Pemain yang menunjukkan usia 18 tahun ke atas akan diminta untuk membuktikan usianya saat masuk ke akun mereka.
Verifikasi usia saat ini bersifat opsional, tetapi mulai awal tahun 2026, pemain harus menyelesaikan proses ini agar bisa mengakses fitur sosial seperti komunikasi suara, teks, dan undangan bermain game tanpa batas.
Jika tidak melakukan verifikasi, akses fitur sosial pemain akan dibatasi hanya untuk berkomunikasi dengan teman yang sudah ada sampai proses verifikasi selesai. Namun, hal ini tidak akan mempengaruhi pembelian atau riwayat permainan mereka.
Microsoft bekerja sama dengan layanan verifikasi Yoti yang dikenal aman dan tidak memiliki masalah keamanan seperti Death Stranding photo mode bypass. Cara verifikasi bisa melalui selfie, scan paspor atau SIM, pengecekan kartu kredit, atau nomor ponsel.
Meskipun saat ini hanya berlaku di Inggris, Microsoft berencana untuk membawa fitur verifikasi usia serupa ke wilayah lain di masa depan dengan kemungkinan metode yang berbeda sesuai kebutuhan tiap wilayah.
Analisis Ahli
Dr. Sarah Thompson (pakar keamanan siber)
Verifikasi usia adalah langkah krusial yang harus diambil platform game untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya dan interaksi yang tidak pantas, meski tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara keamanan dan privasi pengguna.
