TLDR
Huawei berhasil merebut kembali posisi teratas di pasar smartphone Tiongkok. Apple menghadapi tantangan besar di pasar Tiongkok dengan penutupan salah satu tokonya. Persaingan antara merek lokal seperti Huawei dan Xiaomi semakin ketat di Tiongkok. Pada kuartal kedua tahun ini, Huawei berhasil kembali menjadi pemimpin pasar smartphone di China dengan pangsa pasar mencapai 18 persen, mengungguli Xiaomi yang berada di posisi kedua dengan 17 persen. Hal ini menunjukkan adanya persaingan yang ketat antara merek lokal di pasar terbesar dunia tersebut.Namun, bagi Apple, situasinya kurang menggembirakan. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini memutuskan untuk menutup salah satu tokonya yang berada di Dalian, sebuah kota besar di China timur laut. Penutupan ini menjadi penutupan toko Apple pertama yang mereka kelola secara langsung di daratan China.Toko Apple yang berada di Parkland shopping centre ini akan resmi tutup pada 9 Agustus mendatang, setelah pusat perbelanjaan tersebut berganti nama menjadi Intime City. Setelah toko ini ditutup, hanya tersisa satu toko Apple saja di Dalian yang melayani pelanggan langsung.Meski mengalami penutupan di Dalian, Apple tetap berupaya memperkuat kehadirannya di China dengan membuka toko baru di Shenzhen, yang akan menjadi toko ketiga di sana. Langkah ini menunjukkan bahwa Apple masih berharap untuk mempertahankan pangsa pasar di wilayah ini meskipun menghadapi persaingan berat.Laporan dari Canalys menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan penjualan smartphone secara umum di China, Huawei berhasil melampaui kompetitornya dan menguasai posisi teratas pasar. Sementara Apple masih harus berjuang menghadapi dominasi merek lokal dan dinamika pasar yang berubah.