Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penjualan iPhone di Tiongkok Diprediksi Turun Karena Konsumen dan Persaingan Ketat

Teknologi
Gadgets dan Wearable
SCMP SCMP
03 Jul 2025
157 dibaca
1 menit
Penjualan iPhone di Tiongkok Diprediksi Turun Karena Konsumen dan Persaingan Ketat

Rangkuman 15 Detik

Penjualan iPhone di China diperkirakan akan turun pada paruh kedua 2025.
Promosi yang dilakukan oleh Apple membantu meningkatkan penjualan iPhone 16 di kuartal kedua.
Persaingan dari Huawei di segmen smartphone premium menjadi tantangan bagi penjualan iPhone.
Penjualan iPhone di Tiongkok mengalami peningkatan pada kuartal kedua tahun 2025 berkat diskon dan program subsidi pemerintah yang menarik minat konsumen. Apple berhasil menjual lebih banyak iPhone 16 pada masa promosi menjelang festival belanja tengah tahun 618. Namun, analis dari Counterpoint Research memperkirakan bahwa penjualan iPhone akan menurun pada paruh kedua tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh melemahnya daya beli konsumen yang membuat mereka lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang. Siklus produk iPhone 16 yang mulai menua membuat banyak orang enggan melakukan upgrade, dan model terbaru iPhone 17 tidak dianggap cukup menarik untuk mendorong permintaan baru yang signifikan. Selain itu, persaingan dari merek lokal seperti Huawei yang agresif menargetkan pasar smartphone premium di Tiongkok juga menjadi tantangan besar bagi Apple. Huawei terus meningkatkan kualitas dan fitur produknya untuk merebut pangsa pasar Apple. Walaupun ada program subsidi dari pemerintah Tiongkok yang membantu memperbesar penjualan, analis memperingatkan bahwa faktor ekonomi makro serta persaingan ketat dapat membuat penjualan iPhone di pasar ini menjadi lebih sulit pada masa mendatang.

Analisis Ahli

Ivan Lam
Penjualan iPhone di China akan mengalami hambatan serius di paruh kedua 2025 karena konsumsi yang melemah dan siklus produk yang stagnan, serta tekanan dari merek lokal yang agresif seperti Huawei.