Huawei Kembali Kuasai Pasar Smartphone Tiongkok Saat Penjualan Turun
Teknologi
Gadgets dan Wearable
16 Jul 2025
6 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Huawei kembali memimpin pasar smartphone di daratan China setelah empat tahun.
Penjualan smartphone di China mengalami penurunan untuk pertama kalinya setelah enam kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan.
Xiaomi berhasil mencatatkan pertumbuhan pengiriman berkat fokus pada konsumen yang mencari nilai terbaik.
Pada kuartal kedua tahun ini, penjualan smartphone di Tiongkok menurun sebesar 4 persen menjadi 69 juta unit. Hal ini disebabkan oleh lemahnya konsumsi dan berkurangnya subsidi pemerintah untuk perangkat elektronik, yang membuat pasar smartphone mengalami kontraksi pertama setelah enam kuartal mengalami pertumbuhan.
Huawei Technologies berhasil merebut kembali posisi pertama dalam pasar smartphone di Tiongkok setelah empat tahun. Meskipun pengiriman mereka menurun sebesar 3,4 persen menjadi 12,5 juta unit, Huawei tetap berhasil menguasai 18,1 persen pangsa pasar.
Pesaing utama lainnya seperti Vivo dan Oppo berada di posisi kedua dan ketiga, sedangkan Xiaomi menempati posisi keempat. Xiaomi menjadi satu-satunya dari lima besar yang mengalami pertumbuhan pengiriman sebesar 3,4 persen, dengan fokus melayani pelanggan yang mengutamakan nilai harga.
Apple berada di peringkat kelima dan mengalami penurunan pengiriman sebesar 1,3 persen, yang merupakan penurunan terkecil di antara lima besar. Keberhasilan Apple dalam mempertahankan penjualan ini ditopang oleh strategi penyesuaian harga dan produk tertentu yang memenuhi syarat untuk subsidi pemerintah.
Secara keseluruhan, data dari International Data Corporation menunjukkan bahwa pasar smartphone di Tiongkok menghadapi tantangan dengan adanya penurunan penjualan. Perubahan strategi perusahaan seperti penyesuaian harga dan fokus pelanggan menjadi kunci untuk menghadapi kondisi pasar yang melemah.
Analisis Ahli
Will Wong
Penyesuaian harga yang strategis dan pemanfaatan subsidi pemerintah merupakan alasan utama bagi Apple untuk mengalami penurunan paling sedikit dalam pengiriman smartphone pada kuartal kedua.

