Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kecelakaan Pesawat Antonov An-24 di Rusia Timur Jauh, Semua Penumpang Diduga Meninggal

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (9mo ago) health-and-medicine (9mo ago)
24 Jul 2025
107 dibaca
2 menit
Kecelakaan Pesawat Antonov An-24 di Rusia Timur Jauh, Semua Penumpang Diduga Meninggal

Rangkuman 15 Detik

Kecelakaan ini adalah insiden fatal pertama dalam penerbangan penumpang di Rusia sejak Juli 2021.
Pesawat Antonov An-24 yang terlibat adalah pesawat tua yang berusia lebih dari 50 tahun.
Sektor penerbangan sipil Rusia menghadapi kesulitan akibat sanksi yang membatasi akses ke suku cadang pesawat.
Sebuah pesawat penumpang Antonov An-24 yang membawa sekitar 50 orang hilang kontak di wilayah Amur, Rusia Timur Jauh, saat mendekati tujuan akhir di kota Tynda. Pesawat ini lepas dari radar beberapa0.00 km (mil) sebelum mendarat dan dioperasikan oleh maskapai Angara yang berbasis di Siberia. Tim penyelamat segera dikerahkan, termasuk helikopter Mi-8 yang kemudian menemukan puing-puing pesawat terbakar sekitar 15 kilometer dari lokasi tujuan. Kondisi geografis di sekitar lokasi sulit dijangkau karena hutan rawa dan tidak ada jalan yang memadai. Kementerian Situasi Darurat dan pejabat lokal melaporkan bahwa tidak ada korban selamat dalam kecelakaan ini. Pesawat tersebut membawa sekitar 43-50 orang, termasuk beberapa anak-anak dan kru pesawat. Model pesawat tersebut sudah berusia lebih dari 50 tahun dan dikenal sering digunakan di daerah terpencil Rusia. Kecelakaan ini terjadi di tengah tantangan besar sektor penerbangan Rusia akibat sanksi internasional yang membatasi akses ke suku cadang pesawat dan dukungan pemeliharaan dari luar negeri. Hal ini memaksa maskapai Rusia untuk mengandalkan pesawat tua yang meningkatkan risiko kecelakaan. Insiden ini menjadi kecelakaan fatal penerbangan penumpang pertama di Rusia sejak tahun 2021. Investigasi masih berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan, sementara upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh pihak berwenang Rusia.

Analisis Ahli

Dr. Ivan Petrov (Ahli Penerbangan dan Keselamatan Rusia)
Kombinasi armada tua dengan kurangnya suku cadang berkualitas meningkatkan risiko kegagalan teknis secara signifikan. Sektor penerbangan Rusia harus segera melakukan investasi besar dalam modernisasi untuk menghindari krisis keselamatan yang lebih besar.