Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CBP Cari Alat Forensik Digital Canggih untuk Analisis Data Perangkat di Perbatasan AS

Teknologi
Keamanan Siber
Wired Wired
03 Jul 2025
274 dibaca
2 menit
CBP Cari Alat Forensik Digital Canggih untuk Analisis Data Perangkat di Perbatasan AS

Rangkuman 15 Detik

CBP berencana untuk meningkatkan kemampuannya dalam analisis data digital melalui alat forensik baru.
Cellebrite memiliki sejarah penggunaan yang kontroversial, terutama terkait dengan privasi dan hak asasi manusia.
Pencarian perangkat di perbatasan AS dapat dilakukan tanpa surat perintah, meningkatkan kekhawatiran tentang privasi dan kebebasan sipil.
CBP, badan pengawas perbatasan Amerika Serikat, sedang mencari alat baru yang dapat melakukan analisis mendalam pada data perangkat elektronik yang disita. Hal ini bertujuan untuk memodernisasi dan memperluas kemampuan forensik digital mereka yang telah menggunakan perangkat dari Cellebrite sejak 2008. Alat yang dicari harus mampu mengenali pola tersembunyi dalam pesan teks, mengidentifikasi objek spesifik dalam video, serta mengakses chat pada aplikasi terenkripsi. Hal ini juga untuk mendukung kegiatan intelijen di perbatasan yang semakin kompleks. Dalam praktiknya, CBP sudah melakukan ribuan pemeriksaan perangkat setiap tahunnya, dan sebagian di antaranya diambil data secara lengkap menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras modern. Namun, aktivitas ini menimbulkan kekhawatiran soal privasi dan potensi penyalahgunaan data. Cellebrite, perusahaan yang sudah lama bekerjasama dengan CBP, memiliki teknologi lengkap untuk ekstraksi data, termasuk kemampuan AI untuk menganalisis pesan dan media. Namun, perusahaan ini juga pernah dikritik terkait penggunaan teknologinya oleh aparat yang tidak sesuai aturan. Secara hukum, CBP diizinkan melakukan pemeriksaan tanpa surat perintah di perbatasan, namun ada batasan dan risiko pelanggaran hak. Dengan perangkat baru yang lebih canggih, CBP berharap bisa lebih efektif dalam mendeteksi potensi ancaman sambil menghadapi tantangan perlindungan privasi.

Analisis Ahli

Bruce Schneier
Teknologi forensik digital di perbatasan menimbulkan dilema besar antara keamanan dan privasi; dibutuhkan transparansi dan pengawasan independen agar kebebasan sipil tidak terkikis.
Eva Galperin
Penggunaan teknologi seperti Cellebrite harus diawasi dengan ketat karena potensi penyalahgunaan untuk menekan aktivis, jurnalis, dan kelompok rentan sangat nyata, terutama dalam konteks perbatasan.