AI summary
Sinopterus atavismus menunjukkan bahwa beberapa pterosaurus adalah herbivora. Temuan phytolith dan gastrulith dalam fosil memberikan wawasan baru tentang kebiasaan makan pterosaurus. Penelitian ini menantang pandangan lama bahwa pterosaurus hanya memakan daging. Pterosaurus adalah reptil terbang purba yang hidup jutaan tahun sebelum burung hadir. Meski sering dikira dinosaurus, mereka sebenarnya kelompok sendiri yang berbeda. Sampai sekarang, masih belum jelas apa sebenarnya makanan mereka karena bukti fosil isi perutnya sangat jarang ditemukan.Baru-baru ini, ilmuwan dari Tiongkok dan Brasil menemukan fosil sinopterus atavismus yang luar biasa lengkap di provinsi Liaoning, Tiongkok. Mereka menggunakan pencitraan sinar-X 3D untuk menganalisis isi perutnya dan menemukan sesuatu yang mengejutkan.Dalam perut fosil tersebut terdapat fitolit, yaitu struktur mineral kecil yang hanya terbentuk di dalam tanaman. Ini adalah bukti pertama langsung bahwa sinopterus memang memakan tumbuhan. Selain itu, ditemukan juga batu kuarsa kecil yang mirip dengan batu usus yang ditemukan pada burung saat ini untuk membantu memecah makanan.Penemuan ini membantah pandangan lama bahwa semua pterosaurus adalah karnivora. Sekarang diketahui bahwa setidaknya beberapa jenis pterosaurus, seperti sinopterus, adalah herbivora. Ini memberi kita wawasan baru tentang keragaman gaya hidup hewan purba terbang ini.Para ilmuwan berharap temuan langka ini membuka pintu untuk studi lebih lanjut mengenai pola makan dan cara hidup pterosaurus. Fosil ini adalah contoh langka bagaimana detail kecil dalam fosil dapat mengubah pemahaman kita tentang sejarah kehidupan di Bumi.
Penemuan ini sangat revolusioner karena memberikan bukti langsung dan tak terbantahkan tentang herbivora pada kelompok reptil terbang yang selama ini dianggap predator karnivora. Ini membuka peluang penelitian baru yang bisa merevisi peta ekologi prasejarah dan fungsi ekologis pterosaurus secara keseluruhan.