AI summary
Sinopterus atavismus merupakan pterosaurus pertama yang terbukti memakan tumbuhan. Penemuan phytolith dalam fosil ini memberikan wawasan baru tentang diet pterosaurus. Kristal kuarsa dalam perut pterosaurus menunjukkan kesamaan dengan beberapa hewan modern yang menggunakan gastrolith untuk membantu pencernaan. Para ilmuwan dari China dan Brasil membuat terobosan penting dalam mempelajari diet makhluk purba yang disebut pterosaurus. Fosil langka ditemukan dengan isi perut yang menunjukkan mereka memakan tumbuhan, sebuah hal yang belum pernah terbukti sebelumnya.Fosil spesies Sinopterus atavismus ditemukan di wilayah timur laut Cina. Di dalam perutnya, ditemukan phytoliths yakni struktur mineral mikroskopis yang berasal dari tanaman, serta kristal kecil kuarsa yang kemungkinan membantu mengunyah makanan.Penemuan ini memberikan bukti bahwa beberapa pterosaurus bukanlah hewan karnivora seperti yang selama ini diyakini, melainkan juga memakan tumbuhan. Hal ini membantu menjawab pertanyaan lama tentang bagaimana pola makan mereka sebelum burung ada.Gastroliths, batu kecil di perut yang membantu proses pencernaan dengan menghancurkan makanan keras, juga ditemukan dalam fosil tersebut. Ini menunjukkan mekanisme pencernaan yang mirip dengan beberapa hewan modern seperti burung dan kadal.Studi ini diterbitkan di jurnal Science Bulletin pada 1 Juli dan dianggap sangat penting karena mengubah pemahaman tentang ekologi pterosaurus yang sebelumnya kontroversial di kalangan paleontolog dunia.
Penemuan fitolit dalam isi perut Sinopterus mengubah paradigma pemahaman kita tentang pterosaurus yang selama ini dianggap karnivora. Ini membuka peluang penelitian baru mengenai adaptasi dan evolusi makhluk terbang purba dengan pola makan yang lebih beragam daripada yang kita kira.