BRI Imbau Waspada Modus Penipuan Digital dengan Tautan Palsu
Teknologi
Keamanan Siber
19 Jul 2025
88 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Masyarakat perlu waspada terhadap penipuan digital yang semakin marak.
BRI berfokus pada penguatan keamanan dalam layanan digital untuk melindungi nasabah.
Nasabah diharapkan untuk memanfaatkan fitur keamanan yang disediakan untuk menjaga keamanan transaksi.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan digital yang menggunakan tautan palsu. Penipuan ini marak karena pelaku cybercrime menyamarkan diri sebagai institusi resmi bank.
Modus penipuan yang sering terjadi adalah pengiriman tautan palsu melalui SMS, email, atau media sosial yang mengarahkan korban ke situs tiruan mirip laman resmi bank. Situs ini digunakan untuk mencuri data penting seperti PIN dan password.
BRI menegaskan pentingnya keamanan dan kenyamanan dalam layanan digital, sehingga mereka terus meningkatkan teknologi keamanan dan infrastruktur sistem untuk melindungi nasabah.
Nasabah disarankan menggunakan fitur keamanan seperti autentikasi biometrik, verifikasi dua langkah, selalu memperbarui aplikasi, dan mengaktifkan notifikasi transaksi untuk menghindari risiko penipuan.
BRI juga mengimbau masyarakat agar hanya mengakses layanan dan informasi melalui website resmi bri.co.id dan akun media sosial terverifikasi bank. Untuk bantuan, nasabah dapat menghubungi Contact BRI atau WhatsApp SABRINA.
Analisis Ahli
Prof. Hendra Sutanto, Pakar Keamanan Siber
Penguatan sistem keamanan digital dan edukasi pengguna harus berjalan beriringan agar perlindungan data pribadi efektif dan siber crime dapat diminimalisir.Dr. Sari Wulandari, Analis Teknologi Finansial
Perbankan harus mengadopsi teknologi terkini seperti AI untuk deteksi penipuan otomatis dan memperketat autentikasi guna menangkal serangan phishing.

