Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jing Xudong Pimpin Tim Teknologi Rendah Karbon Di Universitas Nanjing

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
17 Jul 2025
1346 dibaca
2 menit
Jing Xudong Pimpin Tim Teknologi Rendah Karbon Di Universitas Nanjing

TLDR

Jing Xudong tetap terhubung dengan Imperial College London sebagai profesor tamu.
Kolaborasi antara universitas dan industri minyak di Cina sangat penting untuk pengembangan teknologi rendah karbon.
Jing Xudong memiliki pengalaman luas dalam industri minyak dan akademik, yang mendukung misinya di Nanjing University.
Jing Xudong adalah seorang insinyur terkemuka yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun bekerja di Shell, sebuah perusahaan minyak global terkenal. Baru-baru ini, ia mengambil posisi sebagai pemimpin tim di Universitas Nanjing di China, sambil tetap menjadi profesor tamu di Imperial College London di Inggris.Dalam posisinya yang baru, Jing akan memimpin penelitian dan pengembangan teknologi rendah karbon, khususnya fokus pada penangkapan, penyimpanan, dan pemantauan karbon. Ini adalah bagian dari upaya besar untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri minyak dan gas.Selain memimpin timnya, Jing juga akan membantu mempererat kerja sama antara universitas di China dan Inggris. Kolaborasi ini akan melibatkan perusahaan minyak besar untuk mengembangkan teknologi hijau, seperti teknik penyerapan karbon, pemulihan minyak yang ditingkatkan, serta sistem pemantauan pintar.Sebelum bergabung dengan Universitas Nanjing, Jing Xudong bekerja di berbagai negara dan pernah menjabat sebagai kepala teknologi dan penelitian serta pengembangan di Shell. Pengalaman dan pengetahuannya yang luas sangat berharga dalam menghadapi tantangan pengembangan teknologi energi ramah lingkungan.Jing juga diakui secara internasional melalui pemilihannya menjadi anggota Royal Academy of Engineering di Inggris pada tahun 2024. Prestasi ini menunjukkan pengakuan atas kontribusinya yang signifikan di bidang teknik dan teknologi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.