TLDR
Jing Xudong bergabung dengan Nanjing University untuk fokus pada teknologi rendah karbon. Kolaborasi dengan perusahaan minyak bertujuan untuk mendukung pengembangan teknologi hijau di Tiongkok. Pengalaman Jing di Shell memberikan kontribusi penting untuk inovasi dalam teknologi energi berkelanjutan. Jing Xudong, seorang insinyur berpengalaman yang telah bekerja selama 20 tahun di Shell, kini meninggalkan Inggris dan bergabung dengan Nanjing University di China. Ia akan memimpin tim yang fokus mengembangkan teknologi rendah karbon untuk industri minyak.Pengalaman Jing yang luas meliputi berbagai posisi akademik dan industri, termasuk sebagai kepala riset dan pengembangan di Shell. Dia juga pernah bekerja di banyak negara, menunjukkan keahliannya yang mendunia.Di Nanjing University, Jing akan terlibat dalam proyek yang mendukung kolaborasi dengan perusahaan minyak besar guna mengembangkan teknologi seperti penangkapan karbon, pemulihan minyak yang ditingkatkan, dan sistem pemantauan cerdas.Terpilih menjadi fellow Royal Academy of Engineering di tahun 2024, Jing menunjukkan pengakuan atas kontribusinya di bidang teknik dan teknologi. Ini merupakan prestasi yang mengangkat reputasinya secara internasional.Langkah ini sejalan dengan upaya China untuk mengembangkan teknologi hijau dan rendah karbon guna menjaga lingkungan dan mencapai target pembangunan berkelanjutan di sektor energi.