Wang Xiongfei Kembali ke Tiongkok Pimpin Riset Energi di Tsinghua University
Sains
Iklim dan Lingkungan
05 Sep 2025
149 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Wang Xiongfei kembali ke China untuk mengisi posisi penting di Tsinghua University.
Dia memiliki pengalaman luas dalam proyek penelitian di Eropa dan kolaborasi dengan perusahaan energi besar.
Inovasi yang dikembangkan oleh Wang Xiongfei dalam perangkat lunak dapat meningkatkan stabilitas jaringan listrik secara global.
Wang Xiongfei adalah seorang ahli terkemuka dalam sistem tenaga listrik asal Eropa yang baru saja ditunjuk sebagai profesor di Tsinghua University, Beijing. Penunjukan ini menandai kembalinya Wang ke tanah airnya setelah bertahun-tahun mengabdi dalam berbagai proyek penelitian teknologi energi di Eropa.
Selama karirnya, Wang telah memimpin lebih dari 40 proyek penelitian yang didanai oleh Uni Eropa dan negara-negara Eropa seperti Denmark dan Swedia. Dia juga telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan besar di bidang energi dan teknologi seperti ABB, Vestas, dan Shell.
Meski telah pindah ke Tsinghua, Wang tetap terlibat dalam enam proyek penelitian yang fokus pada stabilitas jaringan listrik dan penerapan teknologi AI untuk memperbaiki kestabilan sistem tenaga di Eropa. Salah satu proyek penting yang diikutinya adalah pembangunan pulau energi lepas pantai di Denmark.
Wang juga mengembangkan perangkat lunak yang secara otomatis mengukur impedansi sistem elektronik daya, sebuah alat penting untuk menganalisis dan memastikan stabilitas jaringan energi. Perangkat ini telah digunakan secara luas oleh perusahaan dan institusi akademik di seluruh dunia.
Pendidikan Wang dimulai di Yanshan University dan berlanjut hingga meraih gelar doktor di Aalborg University, Denmark. Keahliannya dalam teknologi yang terhubung ke jaringan energi membuatnya menjadi figur penting dalam mengembangkan solusi stabilitas dan teknologi energi masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Anwar Ramadhan (Ahli Energi Terbarukan)
Kepakaran Wang dalam kestabilan grid dan elektronika daya yang telah diuji di Eropa akan sangat membantu Tiongkok dalam menghadapi tantangan kapasitas energi dan efisiensi jaringan, memperkuat posisi Tiongkok sebagai pemimpin inovasi energi bersih.
