Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Baterai Besi-Udara Hidrogel dari Pasta Pemanas: Solusi Energi Darurat Praktis

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (8mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (8mo ago)
10 Jul 2025
123 dibaca
2 menit
Baterai Besi-Udara Hidrogel dari Pasta Pemanas: Solusi Energi Darurat Praktis

Rangkuman 15 Detik

Baterai hidrogel menawarkan solusi energi darurat yang praktis dan dapat dirakit dengan mudah.
Inovasi ini memungkinkan pemanfaatan bahan-bahan yang umum untuk menghasilkan listrik dalam kondisi ekstrem.
Penggunaan baterai ini sangat bermanfaat dalam situasi darurat dan aktivitas luar ruangan.
Para peneliti di Universitas Nanjing, China, menciptakan baterai besi-udara berbasis hidrogel yang dapat dirakit dari pasta pemanas tangan biasa. Pasta ini dibuat dari bubuk besi yang jika bereaksi dengan oksigen menghasilkan panas. Penelitian ini mengubah reaksi tersebut sehingga bukan hanya panas yang dihasilkan, tapi juga listrik yang bisa digunakan. Tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Ping He membuat formulasi elektrolit hidrogel yang terdiri dari 3 persen poliakrilat kalium dan 0,5 persen natrium lignosulfonat. Formulasi ini meningkatkan stabilitas baterai, mencegah kebocoran, dan memastikan kinerja yang tetap baik walaupun dalam suhu sangat dingin hingga -53 derajat Celsius. Baterai hasil pengembangan ini menghasilkan tegangan sekitar 0,98 volt dan kapasitas listrik 2,68 ampere-jam pada suhu ruangan. Bahkan pada suhu -20 derajat Celsius, baterai masih dapat bekerja dengan kapasitas 1,24 ampere-jam. Ini menunjukkan baterai ini sangat cocok digunakan di berbagai kondisi lingkungan yang sulit. Selain dapat menghasilkan energi cukup untuk mengisi ulang smartphone atau menyalakan lampu LED dengan menghubungkan empat sel baterai secara seri, baterai ini juga memiliki densitas energi hingga 89,92 Wh/kg. Ini setara dengan beberapa baterai timbal-asam yang selama ini dipakai tetapi dengan bahan yang jauh lebih aman dan mudah didapat. Penemuan ini memberi solusi praktis dan mudah dirakit tanpa perlu peralatan khusus. Dengan memanfaatkan kemasan pasta pemanas yang sudah tersedia, baterai ini dapat digunakan oleh para penyelamat dan masyarakat di daerah terpencil atau kondisi darurat di mana listrik konvensional tidak tersedia.

Analisis Ahli

Prof. Kenji Tanaka
Teknologi ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pengembangan baterai ramah lingkungan, menggabungkan prinsip dasar kimia dengan material yang mudah didapat. Potensi aplikasinya dalam bidang energi darurat sangat menjanjikan, terutama di daerah yang sulit dijangkau jaringan listrik.