TLDR
K-Scale Labs berusaha untuk membuat robot humanoid terjangkau untuk masyarakat umum. K-Bot diharapkan dapat mengotomatisasi berbagai tugas rumah tangga dengan teknologi yang dapat diakses. Dukungan dari Y Combinator memberikan kepercayaan dan sumber daya untuk inovasi dalam bidang robotika. K-Scale Labs memperkenalkan K-Bot, robot humanoid open-source yang bertujuan membawa teknologi robotik ke tangan masyarakat umum, bukan hanya perusahaan besar. CEO Benjamin Bolte dan timnya tengah bekerja keras dari rumah mereka di Palo Alto untuk mewujudkan robot canggih ini dengan harga lebih terjangkau.K-Bot yang akan rilis pada November 2025 memiliki kemampuan dasar seperti berjalan, mengatur keseimbangan, menerima perintah suara, dan kontrol aplikasi. Ambisi mereka adalah agar robot ini dapat beroperasi dengan sedikit intervensi manusia, menuju otonomi penuh pada tahun 2028.Robot ini memiliki berbagai fitur canggih termasuk sensor modular, kamera RGB, stereo vision, mikrofon jarak jauh, serta kapasitas baterai sekitar 4 jam. Dengan tinggi sekitar 1,4 meter dan berat 34 kg, K-Bot mampu mengangkat beban hingga 10 kg, memungkinkan penggunaannya untuk berbagai pekerjaan rumah tangga.Selain K-Bot, K-Scale Labs juga menawarkan Z-Bot, versi lebih murah dengan harga $999 untuk hobi dan pengembang pemula. Robot ini juga bersaing dengan HopeJr dari HuggingFace yang akan hadir dengan harga sekitar $3,000. Langkah ini membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk bereksperimen dengan robot humanoid.Meski menghadapi tantangan besar dalam pendanaan dan skala produksi, visi K-Scale Labs sangat menjanjikan untuk masa depan otomasi rumah tangga. Dengan dukungan Y Combinator dan model open-source, mereka berusaha membuat teknologi ini bisa dinikmati oleh semua kalangan.