Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Neanderthal Sudah Bisa Mengolah Lemak Tulang Jauh Sebelum Manusia Modern

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
03 Jul 2025
131 dibaca
1 menit
Neanderthal Sudah Bisa Mengolah Lemak Tulang Jauh Sebelum Manusia Modern

AI summary

Neanderthal sudah memiliki teknik untuk mengekstrak lemak dari tulang jauh sebelum modern manusia.
Lemak dari tulang adalah sumber nutrisi penting, terutama dalam kondisi lingkungan yang menantang.
Penemuan ini menambah pemahaman kita tentang kebudayaan dan kebiasaan diet Neanderthal.
Para arkeolog menemukan bukti bahwa Neanderthal mampu mengekstrak lemak dari tulang hewan sekitar 125.000 tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan pengolahan makanan yang canggih jauh sebelum manusia modern.Lemak sangat penting dalam diet pemburu-pengumpul terutama saat musim dingin, karena daging hewan biasa menjadi sangat kurus. Mengkonsumsi protein tanpa lemak bisa menyebabkan keracunan protein atau yang dikenal sebagai 'rabbit starvation'.Proses penarikan lemak dilakukan dengan memecah tulang menggunakan alat batu dan merebusnya sampai lemak sumsum keluar dan mengapung. Lemak ini kemudian bisa diambil dan dimakan untuk menambah kalori.Di situs Neumark-Nord di Jerman, para peneliti menemukan tumpukan tulang dengan banyak potongan dan tanda potong yang menunjukkan aktivitas pengolahan makanan ini. Walau tidak ditemukan alat seperti wadah karena mudah rusak, ada tanda penggunaan api di dekat lokasi.Penemuan ini sangat penting karena sebelumnya pengolahan lemak tulang dianggap hanya dilakukan manusia modern sejak 28.000 tahun lalu. Kini terbukti Neanderthal yang sebelumnya dianggap primitif juga sudah menerapkan teknik tersebut.

Experts Analysis

Lutz Kindler
Penemuan ini membuktikan bahwa hasi-hasil praktik Neanderthal sudah mencapai tingkat teknik yang kompleks, yang sebelumnya cuma dihipotesiskan saja.
Editorial Note
Penemuan ini sangat penting karena menunjukkan bahwa Neanderthal tidak sekadar pemburu tradisional tanpa inovasi, tapi memiliki metode canggih dalam mengolah makanan yang memperkuat pemahaman kita akan kecerdasan mereka. Kemampuan ini membuka jalan untuk meninjau ulang teori evolusi manusia dan memperhatikan kontribusi Neanderthal yang seringkali dianggap inferior dibandingkan manusia modern.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.