Neanderthal Telah Mengolah Lemak Dari Tulang 125.000 Tahun Lalu
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
03 Jul 2025
236 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Neanderthal mampu memproses lemak dari tulang jauh sebelum manusia modern.
Lemak dari tulang adalah komponen vital dalam diet Neanderthal selama bulan-bulan dingin.
Penemuan di Neumark-Nord memberikan wawasan baru tentang perilaku dan kebiasaan diet Neanderthal.
Para arkeolog menemukan bukti bahwa Neanderthal sudah mampu mengolah lemak dari tulang sekitar 125.000 tahun yang lalu. Proses ini penting untuk mendapatkan kalori tambahan terutama di musim dingin saat daging minim lemak.
Dalam diet pemburu-pengumpul, lemak diperlukan untuk menghindari keracunan protein yang dapat terjadi jika hanya mengonsumsi daging tanpa lemak. Lemak tulang marrow merupakan sumber energi tinggi yang vital.
Penelitian dilakukan di situs Neumark-Nord dekat Leipzig, Jerman, dimana ditemukan ribuan fragmen tulang dari hewan besar yang dipotong dan dipecah sengaja untuk mengambil lemak.
Meskipun tidak ada bukti langsung perebusan, ditemukan tanda penggunaan api beserta tulang yang dipanaskan di sekitar lokasi 'pabrik lemak' yang menandakan proses ekstraksi lemak dilakukan dengan menggunakan api.
Penemuan ini memperkuat teori bahwa Neanderthal memiliki kemampuan teknis dan pengetahuan mengenai pengolahan makanan yang sebelumnya dianggap eksklusif hanya dimiliki manusia modern.
Analisis Ahli
Lutz Kindler
Ini adalah bukti pertama yang kuat bahwa Neanderthal tidak hanya berburu, tetapi juga memiliki keterampilan teknis untuk mengolah sumber daya secara efisien, yang menunjukkan kemampuan kognitif mereka yang tinggi.
