Mjölnir: Mesin Roket Ramah Lingkungan untuk Masa Depan Hipersonik dan Antariksa
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
25 Jun 2025
195 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Mjölnir adalah mesin roket inovatif yang menggunakan LNG dan memiliki dampak lingkungan yang positif.
NFA berkomitmen untuk menjadi penyedia propulsi dalam ekosistem aerospace yang lebih luas.
Dukungan dari NASA menekankan pentingnya teknologi ini untuk aplikasi keamanan nasional.
New Frontier Aerospace (NFA) baru saja berhasil melakukan serangkaian uji tembak penting terhadap mesin roket terbaru mereka, Mjölnir. Mesin ini menggunakan bahan bakar gas alam cair (LNG) yang jauh lebih bersih dibanding bahan bakar roket tradisional.
Mjölnir dirancang dengan teknologi siklus pembakaran penuh bertahap, teknologi yang sangat efisien dan hanya digunakan oleh beberapa mesin roket canggih di dunia, termasuk SpaceX Raptor. Mesin ini juga sepenuhnya 3D-printed untuk mempercepat produksi dan menekan biaya.
Mesin ini menjadi pilihan tepat untuk dua proyek utama NFA: Pathfinder, sebuah drone hipersonik VTOL yang akan diuji pada 2026, dan Bifröst, kendaraan transfer orbital yang direncanakan debut pada 2027. Kedua platform ini mengandalkan efisiensi dan kemampuan mesin untuk misi cepat dan berkelanjutan.
Selain efisiensi dan performa, Mjölnir memiliki keunggulan lingkungan karena dapat menjadi netral karbon apabila menggunakan bahan bakar yang berasal dari limbah biomassa. Ini menjadikan mesin ini terdepan dalam hal tanggung jawab lingkungan tanpa mengorbankan kekuatan dan keandalannya.
Dukungan pendanaan dan pengawasan dari NASA serta badan pemerintah lainnya menunjukkan bahwa teknologi ini bukan hanya menjanjikan secara komersial, tetapi juga strategis untuk keamanan nasional dan pengembangan teknologi antariksa masa depan. NFA berharap Mjölnir bisa menjadi mesin roket utama untuk berbagai aplikasi hipersonik dan ruang angkasa.



