Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tren Pesat Influencer Jadi Senjata Utama Pemasaran di Tengah Tekanan Ekonomi

Bisnis
Marketing
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
19 Jun 2025
213 dibaca
1 menit
Tren Pesat Influencer Jadi Senjata Utama Pemasaran di Tengah Tekanan Ekonomi

Rangkuman 15 Detik

Profesi influencer semakin penting dalam strategi pemasaran merek, terutama di media sosial.
Perusahaan mulai beralih dari iklan konvensional ke pemasaran berbasis influencer untuk lebih efektif dan hemat biaya.
Meskipun ada risiko, keaslian dan nilai personal dari influencer manusia tetap memiliki daya tarik yang kuat bagi konsumen.
Di tengah tekanan ekonomi global dan pemangkasan anggaran iklan, profesi influencer justru melonjak tajam. Kini siapa saja yang punya pengaruh di media sosial dapat menjadi sumber pendapatan bagi brand besar dunia. Contohnya Ashton Hall, influencer kebugaran yang videonya viral dan tanpa kerja sama langsung berhasil menaikkan pamor produk air mineral Saratoga. Berkat fenomena serupa, banyak perusahaan menggunakan influencer sebagai ujung tombak pemasaran. Platform TikTok menjadi ladang utama promosi yang membantu berbagai produk menjadi tren, terutama di kalangan Gen Z. Industri pemasaran influencer global diperkirakan tumbuh sangat cepat mencapai sekitar 33 miliar dolar AS tahun ini. Perusahaan besar seperti Unilever meningkatkan investasi mereka pada influencer hingga berkali-kali lipat, karena strategi ini dianggap lebih hemat dan fleksibel dibanding iklan tradisional. Namun demikian, pendekatan ini juga memiliki risiko, seperti kasus kontroversi yang menimpa Adidas. Tren baru juga muncul dengan penggunaan influencer buatan AI yang menawarkan keamanan merek lebih baik. Meski demikian, nilai personal dan keaslian influencer manusia tetap menjadi alasan utama mengapa konsumen lebih percaya pada mereka.