Adam Mosseri Tegaskan Media Sosial Tidak 'Nguping', Iklan Berasal dari AI dan Data
Bisnis
Marketing
03 Okt 2025
99 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Adam Mosseri menegaskan bahwa aplikasi media sosial tidak mendengarkan pengguna melalui mikrofon.
Meta berencana untuk meningkatkan akurasi iklan dengan menggunakan AI dalam algoritma mereka.
Sistem rekomendasi Meta didasarkan pada data yang dibagikan oleh pengiklan untuk menjangkau pengguna yang relevan.
Banyak orang merasa aneh karena seringnya muncul iklan produk yang baru mereka bicarakan tanpa menggunakan internet, sehingga muncul kecurigaan bahwa aplikasi media sosial menggunakan mikrofon HP untuk mendengarkan percakapan. CEO Instagram, Adam Mosseri, menyatakan bahwa ini hanyalah mitos.
Mosseri menjelaskan bahwa kalau mikrofon HP aktif mendengarkan, pengguna pasti bisa melihat ikon mikrofon yang menyala dan juga baterai HP akan cepat habis. Jadi, aplikasi tidak mungkin memantau pengguna secara terus menerus lewat mikrofon HP.
Menurutnya, iklan yang muncul lebih karena Meta dan perusahaan pengiklan berbagi data pengunjung website sehingga Meta bisa menargetkan iklan yang relevan kepada pengguna berdasarkan minat dan aktivitas yang mirip.
Meta kini juga akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat rekomendasi iklan lebih canggih dan akurat. Ini berarti algoritma akan semakin pandai menyesuaikan iklan dengan kebiasaan pengguna.
Mulai 16 Desember 2025, Meta akan menerapkan syarat dan ketentuan baru yang memperbolehkan pengumpulan informasi dari interaksi pengguna dengan produk AI untuk menentukan algoritma iklan, sehingga iklan akan lebih personal dan tepat sasaran.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Penggunaan AI dalam personalisasi iklan tentu meningkatkan efisiensi tetapi juga menimbulkan risiko privasi yang harus diatur dengan ketat.

