Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Dapat Komponen Barat untuk Pesawat Baru Meski Ada Hambatan Perdagangan

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (9mo ago) macro-economics (9mo ago)
17 Jun 2025
141 dibaca
1 menit
China Dapat Komponen Barat untuk Pesawat Baru Meski Ada Hambatan Perdagangan

Rangkuman 15 Detik

Comac sedang mengembangkan pesawat lebar pertama mereka, C929.
Kesepakatan dengan perusahaan Barat menunjukkan komitmen Comac meskipun ada tantangan dalam rantai pasokan.
Komponen dari perusahaan seperti Safran dan Crane Aerospace menunjukkan kolaborasi internasional dalam industri penerbangan.
China sedang mengembangkan pesawat jet berbadan lebar bernama C929 yang akan menjadi pesaing bagi pesawat terkenal seperti Airbus A350 dan Boeing 787. Meskipun ada masalah dalam rantai pasokan dan hubungan dagang internasional, China berhasil menjalin kerja sama dengan perusahaan Barat. Perusahaan pesawat China, Comac, menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Prancis, Safran, untuk menyediakan komponen penting seperti sistem rem, pendeteksi es, indikator tekanan ban, dan sistem oksigen di pesawat C929. Kesepakatan ini diumumkan pada Paris Air Show. Selain Safran, Comac juga bekerja sama dengan perusahaan dari Amerika Serikat, Crane Aerospace and Electronics, yang menyediakan sensor pintu kabin untuk pesawat tersebut. Hal ini menunjukkan kemampuan Comac mendapat komponen penting dari luar negeri. Meskipun ekonomi dan perdagangan internasional menghadapi ketidakpastian akibat kontrol ekspor dari pemerintah AS, Comac berhasil menjaga kelancaran pengembangan pesawat tersebut melalui kemitraan ini. Ini menandai langkah besar bagi China dalam industri pesawat komersial. Tujuan utama Comac adalah untuk bersaing dengan perusahaan besar dunia seperti Airbus dan Boeing dalam pasar pesawat komersial global, dengan mengembangkan pesawat yang efisien dan modern berkat dukungan teknologi dari berbagai mitra asing.