Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Keterlambatan Pengiriman Pesawat C919 China Dipicu Kontrol Mesin dari AS

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
SCMP SCMP
29 Sep 2025
284 dibaca
2 menit
Keterlambatan Pengiriman Pesawat C919 China Dipicu Kontrol Mesin dari AS

Rangkuman 15 Detik

Keterlambatan pengiriman pesawat C919 dapat mempengaruhi rencana ekspansi maskapai penerbangan di China.
Comac menghadapi tantangan dalam memperoleh pasokan mesin untuk pesawatnya.
Pasar penerbangan China menunjukkan potensi pertumbuhan meskipun terdapat hambatan dari produsen luar negeri.
China sedang mengembangkan pesawat penumpang narrowbody bernama C919 yang dirancang untuk menyaingi model dari Airbus dan Boeing. Tiga maskapai penerbangan terbesar milik negara telah memesan pesawat ini dalam jumlah besar untuk memperbarui armada mereka dan meningkatkan layanan domestik. Namun, pengiriman pesawat C919 ke maskapai utama di Cina ternyata mengalami keterlambatan. Misalnya, Air China dan China Eastern Airlines masing-masing hanya menerima satu pesawat di paruh pertama tahun 2024, jauh dari target mereka yang ingin mendapatkan 10 pesawat pada tahun itu. China Southern Airlines, yang berharap menerima 12 pesawat tahun ini, ternyata baru memanfaatkan tiga unit yang disewa secara finansial. Ketidaksesuaian ini menimbulkan tanda tanya tentang efektivitas produksi dan kemampuan pemasaran Comac. Comac, perusahaan pembuat pesawat yang berbasis di Shanghai, sejauh ini sudah berhasil mengangkut lebih dari 2 juta penumpang sejak pesawat C919 mulai beroperasi secara komersial pada Mei 2023. Namun masalah kemungkinan muncul dari pasokan mesin pesawat yang terhambat oleh kontrol dari Amerika Serikat. Analisis menunjukkan bahwa kontrol ekspor mesin dari AS berpengaruh besar pada produksi pesawat C919. Jika masalah ini terus berlanjut, Comac harus mencari solusi cepat agar tidak kehilangan momentum di pasar penerbangan domestik dan internasional.

Analisis Ahli

Li Hanming
Kemungkinan besar regulasi AS membatasi suplai mesin yang berdampak langsung pada kemampuan Comac memenuhi target pengiriman pesawat, sehingga perlu strategi mitigasi cepat.