AI summary
Konflik antara Israel dan Iran telah menyebabkan kerusakan signifikan pada fasilitas penelitian. Penelitian di kedua negara terganggu akibat serangan dan ketakutan akan serangan lebih lanjut. Para ilmuwan berusaha menyelamatkan penelitian mereka meskipun dalam situasi yang berbahaya. Konflik militer antara Israel dan Iran telah menyebabkan serangan misil yang merusak fasilitas penelitian di kedua negara. Salah satu korban utama kerusakan ini adalah Weizmann Institute of Science di Rehovot, Israel, yang menjadi target penting dalam konflik tersebut.Peneliti Jacob Hanna menjelaskan bahwa labnya mengalami kerusakan parah akibat serangan, dengan kaca pecah, alat rusak, dan listrik padam yang mengganggu eksperimen penting. Kerusakan ini mengakibatkan penundaan penelitian sekitar enam bulan.Sementara itu, para ilmuwan dan mahasiswa di Iran juga menghadapi kesulitan besar. Mereka menghindari pertemuan langsung dan beralih ke kerja online karena takut institusi mereka menjadi sasaran serangan.Konflik ini menambah beban bagi komunitas ilmiah Iran yang sebelumnya sudah menderita akibat sanksi internasional yang membatasi akses penelitian dan perjalanan ke konferensi ilmiah.Weizmann Institute masih menutup akses kampus dan bekerja sama dengan instansi keamanan untuk memastikan keselamatan staf dan menjaga fasilitas agar kerusakan tidak bertambah parah di tengah situasi peperangan.