Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ursa Major Kembangkan Mesin Roket Hemat Biaya untuk Uji Hipersonik Talon-A

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
InterestingEngineering InterestingEngineering
16 Jun 2025
221 dibaca
2 menit
Ursa Major Kembangkan Mesin Roket Hemat Biaya untuk Uji Hipersonik Talon-A

Rangkuman 15 Detik

Ursa Major mendapatkan kontrak signifikan untuk meningkatkan mesin roket Talon-A.
Talon-A digunakan sebagai platform pengujian untuk teknologi hipersonik militer AS.
Pengujian hipersonik menjadi prioritas utama bagi keamanan nasional AS di tengah persaingan global.
Ursa Major mendapatkan kontrak sebesar 32,9 juta dolar AS untuk memperbarui mesin roket Hadley H13 yang digunakan pada kendaraan uji hipersonik Talon-A dari Stratolaunch. Mesin baru ini dirancang agar dapat digunakan kembali lebih banyak kali untuk menekan biaya uji terbang yang tinggi dalam teknologi hipersonik. Talon-A merupakan kendaraan uji yang mampu terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 5, artinya bisa mencapai kecepatan lima kali kecepatan suara. Kendaraan ini diluncurkan dari pesawat pembawa Stratolaunch, yang memiliki rentang sayap terbesar di dunia, dan digunakan sebagai platform untuk pengujian teknologi pertahanan oleh Pentagon. Mesin Hadley H13 yang diperbarui mampu memberikan dorongan sebesar 5.000 lbf dan menggunakan siklus pembakaran bertingkat kaya oksigen yang sangat efisien, biasanya ditemukan pada roket peluncur luar angkasa besar. Mesin ini dirancang dengan logam canggih untuk memungkinkan penggunaan lebih dari dua kali lebih banyak misi dibandingkan versi sebelumnya. Setelah sukses dengan dua uji terbang Mach 5+, data yang didapat dari penerbangan kedua membantu tim Stratolaunch memperbaiki kekuatan dan performa Talon-A. Ini membuka potensi mesin baru untuk mendukung berbagai profil misi dan tujuan pengujian lebih luas di masa depan. Kontrak ini merupakan langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pengujian hipersonik Amerika Serikat, untuk menghadapi persaingan teknologi hipersonik global, khususnya dengan China dan Rusia. Selain meningkatkan performa, mesin yang mudah digunakan ulang membantu mempercepat dan menurunkan biaya pengujian hipersonik yang sangat mahal.