Apollo: Senjata Laser Murah untuk Lawan Serangan Drone di Masa Depan
Teknologi
Robotika
08 Sep 2025
159 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Apollo adalah senjata laser energi tinggi yang dirancang untuk melawan ancaman drone.
Sistem ini menawarkan solusi biaya yang rendah dan efektivitas tinggi dalam pertahanan.
Kesepakatan ekspor dengan anggota NATO menunjukkan permintaan yang meningkat untuk solusi pertahanan generasi baru.
Electro Optic Systems (EOS), perusahaan teknologi asal Australia, baru saja memperkenalkan sistem senjata laser berenergi tinggi bernama 'Apollo' yang dirancang untuk melawan ancaman drone. Sistem ini akan diperlihatkan pada pameran pertahanan besar di London, Inggris Raya, pada bulan September. Dengan daya yang bisa mencapai 150 kW, Apollo merupakan terobosan untuk memberikan perlindungan cepat dan efektif dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan rudal.
Apollo mampu menembak jatuh antara 20 hingga 50 drone setiap menitnya dan memiliki kemampuan untuk mengalihkan sasaran dengan sangat cepat. Dengan suplai daya yang berkesinambungan, sistem ini dapat menembak tanpa batas selama terhubung dengan sumber listrik eksternal. Bahkan saat terisolasi, Apollo dapat melakukan lebih dari 200 serangan dengan energi yang sudah tersimpan sebelumnya.
Keunggulan utama Apollo adalah biaya operasional yang sangat murah dibandingkan sistem konvensional. EOS menegaskan bahwa satu tembakan laser jauh lebih hemat dibanding harga sebuah rudal, yang bisa mencapai ratusan ribu dolar. Sistem ini dirancang skalabel dan modular agar bisa dengan cepat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna dan beroperasi dengan standar kontrol NATO.
Selain kemampuan menembak jatuh drone pada jarak hingga 3 kilometer, Apollo juga dapat mengacaukan sensor optik pada drone yang lebih besar hingga jarak 15 kilometer. Sistem ini dikemas dalam kontainer ISO 20 kaki yang mudah dipindahkan, dan bisa dipersiapkan dalam waktu kurang dari dua jam, cocok untuk operasi di lokasi tetap maupun operasi cepat di medan yang berubah-ubah.
Kontrak ekspor ke salah satu anggota NATO di Eropa menandai tonggak penting dalam penerapan laser berenergi tinggi di sektor pertahanan aktif. EOS percaya teknologi seperti Apollo akan menjadi bagian penting dari arsitektur pertahanan udara masa depan, terutama dalam menangani taktik drone kawanan yang sudah mengubah wajah peperangan modern.
Analisis Ahli
Dr. Andreas Schwer
Apollo merupakan kebutuhan operasional yang mendesak di era peperangan drone global, dan sistem ini siap diadopsi serta dilokalkan oleh mitra internasional tanpa kendala ITAR.Analis Pertahanan Militer
Senjata laser berenergi tinggi akan mendominasi perlindungan terhadap drone kecil dan menengah karena keunggulan biaya dan kecepatan responsnya.

