Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Larangan Temu di Indonesia dan Tantangan Besar PDD Holdings di Masa Sulit

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (9mo ago) macro-economics (9mo ago)
07 Jun 2025
223 dibaca
1 menit
Larangan Temu di Indonesia dan Tantangan Besar PDD Holdings di Masa Sulit

Rangkuman 15 Detik

Temu dilarang beroperasi di Indonesia karena dianggap merusak pasar lokal.
PDD Holdings mengalami kesulitan setelah penurunan laba dan persaingan yang ketat.
Perang dagang antara AS dan China berdampak pada penjualan Temu dan merchant asal China.
Pemerintah Indonesia melarang aplikasi Temu beroperasi karena dianggap merugikan pelaku UMKM lokal. Temu menawarkan barang langsung dari produsen ke konsumen tanpa perantara sehingga harga menjadi sangat murah dan mengganggu pasar lokal. Induk perusahaan Temu, PDD Holdings, menghadapi masa sulit di China karena persaingan ketat dengan Alibaba dan JD.com. Hal ini membuat laba dan harga saham perusahaan turun secara signifikan. Perang dagang antara AS dan China memberikan tekanan besar bagi bisnis Temu secara global. Penjualan barang dari merchant China di AS harus disesuaikan dengan tarif baru yang diumumkan oleh pemerintah AS. Meski sempat mendapat kelonggaran dari tarif 'de minimis' yang dikurangi dari 120% menjadi 54%, ketidakpastian kebijakan perdagangan membuat masa depan Temu dan PDD Holdings tidak jelas. Para pakar menilai perlambatan konsumsi domestik dan ketegangan perdagangan global adalah faktor utama yang menghambat pertumbuhan PDD Holdings dan bisnis Temu di pasar internasional.