Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tekanan Berat PDD Holdings dan Temu di Pasar Global dan Lokal China

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (7mo ago) macro-economics (7mo ago)
26 Agt 2025
219 dibaca
2 menit
Tekanan Berat PDD Holdings dan Temu di Pasar Global dan Lokal China

Rangkuman 15 Detik

Temu menghadapi banyak tantangan dalam ekspansi global, termasuk regulasi di berbagai negara.
PDD Holdings mengalami penurunan laba meskipun ada peningkatan pendapatan, yang menunjukkan tekanan kompetisi di industri.
Perang harga dan pengeluaran besar untuk dukungan pedagang mempengaruhi margin laba perusahaan e-commerce besar di China.
Temu, perusahaan e-commerce besar dari China yang berada di bawah PDD Holdings, menghadapi berbagai tekanan saat memperluas layanan secara global. Di Indonesia, Temu dilarang beroperasi karena kekhawatiran akan merugikan UMKM lokal. Sementara itu, di Amerika Serikat, kebijakan penghapusan ‘de minimis’ oleh pemerintahan Trump menimbulkan hambatan bagi produk murah Temu yang kini harus dikenai bea masuk. Meskipun pendapatan PDD Holdings pada kuartal kedua tahun ini meningkat sebesar 7% menjadi 103,98 miliar yuan, perusahaan melaporkan penurunan laba sebesar 21%. Jiazhen Zhao, CEO PDD Holdings, mengungkapkan bahwa kompetisi yang semakin sengit membuat pertumbuhan pendapatan melambat dan laba operasi turun drastis. Ia juga memperkirakan laba perusahaan akan berfluktuasi di kuartal-kuartal berikutnya. Situasi pasar di China sedang sulit dengan ekonomi yang lesu dan beberapa sektor, seperti properti, yang melemah. Pemerintah China berupaya menghidupkan konsumsi domestik melalui diskon dan promosi besar-besaran, khususnya di sektor e-commerce. Namun, ini justru memicu perang harga di antara para pemain besar seperti Pinduoduo, JD, dan Alibaba, sehingga memberi tekanan besar pada margin keuntungan. Sebagai bagian dari strategi mempertahankan harga rendah, Temu beralih ke model ‘pengelolaan penuh’ di mana perusahaan mempunyai kontrol lebih ketat terhadap produk, harga, dan logistik. Hal ini bertujuan memanfaatkan jaringan rantai pasok yang luas agar tetap kompetitif di pasar global. Namun, survei terbaru menunjukkan bahwa 30% pembeli di AS sudah merasakan kenaikan harga di Temu, yang menunjukkan dampak dari kenaikan tarif dan biaya pengiriman. PDD Holdings juga meningkatkan pengeluaran di berbagai bidang, mulai dari biaya server hingga pemasaran, untuk memperkuat ekosistem bagi pedagang dan konsumen. Meskipun ini meningkatkan biaya secara signifikan, perusahaan berharap upaya ini bisa membantu mempertahankan daya saing dalam situasi pasar yang sangat menantang dan kompetitif.

Analisis Ahli

Jiazhen Zhao
Mengakui perlunya penyesuaian dan fluktuasi laba di kuartal mendatang akibat persaingan yang semakin ketat dan kondisi pasar yang tidak stabil.
Analis Pasar E-Commerce Global
Melihat bahwa model pengelolaan penuh Temu bisa jadi kunci untuk mempertahankan harga rendah, namun risiko margin tipis tetap tinggi akibat tarif dan biaya logistik internasional.