Gen Z AS Beralih ke Ponsel Jadul, Pasar Smartphone Indonesia Mulai Bangkit
Teknologi
Gadgets dan Wearable
01 Jun 2025
276 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Tren penggunaan feature phone oleh Gen Z menunjukkan pergeseran preferensi dari smartphone.
Pasar smartphone di Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah beberapa tahun mengalami penurunan.
Segmen ultra low-end dan kelas menengah menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia.
Anak muda atau Gen Z di Amerika Serikat mulai menunjukkan tren unik karena mereka merasa bosan dengan penggunaan smartphone yang terus-menerus. Sebagai gantinya, mereka mulai beralih menggunakan ponsel jadul atau feature phone yang lebih sederhana.
Penjualan ponsel jadul ini ternyata mengalami peningkatan signifikan di Amerika Serikat sejak tahun 2022, walaupun pasar smartphone global sedang mengalami penurunan. Hal ini juga sejalan dengan dominasi fitur phone di negara-negara seperti Timur Tengah, Afrika, dan India.
Di sisi lain, pasar smartphone Indonesia sempat menurun cukup tajam pada tahun 2023 dengan penjualan yang lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor ekonomi dan penurunan daya beli masyarakat menjadi penyebab utama kondisi ini.
Namun, pada tahun 2024 pasar smartphone Indonesia mulai membaik dengan pertumbuhan mencapai 15,5%. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen ponsel murah di bawah harga Rp 1,6 juta dan segmen kelas menengah dengan harga antara Rp 3,2 juta hingga Rp 9,8 juta.
Penjualan smartphone kelas atas dengan harga lebih dari Rp 10 juta justru mengalami penurunan karena adanya pelarangan penjualan iPhone 16. Di sisi lain, penggunaan teknologi 5G semakin meningkat dengan pangsa pasar yang bertambah signifikan.


