Pasar Smartphone Global Tumbuh Tipis di Q1 2025, Apple Jadi Raja Baru
Teknologi
Gadgets dan Wearable
10 Mei 2025
74 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pasar smartphone global menunjukkan pertumbuhan meskipun ada tantangan ekonomi.
Apple berhasil mempertahankan posisinya di pasar dengan strategi produk yang tepat.
Pertumbuhan di pasar-pasar baru seperti India dan Asia Tenggara menjadi faktor penting bagi beberapa produsen smartphone.
Pada kuartal pertama tahun 2025, pasar smartphone global mengalami pertumbuhan kecil sebesar 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh subsidi dari pemerintah China dan peluncuran produk terbaru seperti Samsung Galaxy S25 dan iPhone 16e yang memberi semangat baru di beberapa pasar utama.
Apple berhasil menempati posisi teratas sebagai pemimpin pasar global dengan pangsa sebesar 19%, meski menghadapi tantangan berat di pasar China. Penjualan Apple stagnan atau menurun di AS, Eropa, dan China, namun berhasil tumbuh pesat di Jepang, India, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara.
Samsung mengalami penurunan pangsa pasar menjadi posisi kedua dengan 18%, disebabkan oleh keterlambatan peluncuran Galaxy S25. Namun, penjualan Samsung meningkat signifikan pada bulan Maret 2025 setelah peluncuran seri Galaxy S25 dan Galaxy A. Xiaomi dan Vivo juga menunjukkan pertumbuhan positif, masing-masing dengan pangsa pasar 14% dan 8%.
Pasar smartphone juga mengalami pemulihan di wilayah Amerika Latin, Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika. Sementara itu, merek seperti Oppo mengalami penurunan ringan, tetapi tetap bertumbuh di pasar seperti India, Amerika Latin, dan Eropa. Brand-brand lain seperti Honor, Huawei, dan Motorola juga menunjukkan pertumbuhan yang menarik.
Meski pasar menunjukkan tanda-tanda positif, ketidakpastian ekonomi dan perang dagang yang berkepanjangan masih menjadi tantangan utama yang dapat membuat konsumen menunda pembelian sepanjang 2025. Teknologi baru seperti GenAI dan ponsel lipat diperkirakan akan terus berkembang, tapi pasar keseluruhan diprediksi akan menurun bila dilihat secara tahunan.
Analisis Ahli
Ankit Malhotra
Memprediksi pasar smartphone akan menurun sepanjang 2025 meski pertumbuhan terlihat di Q1, berfokus pada dampak kebijakan ekonomi dan perang dagang.Counterpoint Research Team
Menyoroti pentingnya subsidi di China dan peluncuran produk baru dalam mendorong pertumbuhan pasar sementara mengingatkan potensi penurunan jangka panjang.

