Gen Z Bosan Smartphone, Penjualan Feature Phone Naik Drastis di 2024
Teknologi
Gadgets dan Wearable
13 Mei 2025
213 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Generasi Z mulai beralih dari smartphone ke ponsel jadul.
Pasar smartphone Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2023, tetapi mulai pulih pada tahun 2024.
Vendor dengan produk di segmen ultra low-end dan kelas menengah mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Generasi Z di berbagai negara mulai kehilangan minat terhadap smartphone dan lebih memilih menggunakan feature phone atau ponsel jadul. Hal ini pertama kali terlihat di Amerika Serikat dan mulai memengaruhi tren pasar ponsel secara global.
Penjualan feature phone di Amerika Serikat melonjak cukup signifikan pada tahun 2022, sementara penjualan smartphone global justru mengalami penurunan yang cukup terasa, terutama di pasar yang didominasi oleh feature phone seperti Timur Tengah, Afrika, dan India.
Di Indonesia, pasar smartphone sempat mengalami penurunan sekitar 14,3% pada tahun 2023 dengan jumlah unit yang dikirim hanya 35 juta unit. Namun, pada tahun 2024, kondisi mulai membaik dengan pertumbuhan 15,5% menjadi hampir 40 juta unit.
Pertumbuhan pasar smartphone Indonesia pada tahun 2024 didorong oleh segmen ultra low-end yang dipimpin oleh Transsion dan segmen kelas menengah yang kuat dengan OPPO sebagai pemimpin pasar. Namun, segmen smartphone dengan harga di atas Rp 10 juta mengalami penurunan karena pelarangan penjualan iPhone 16.
Selain itu, penggunaan teknologi 5G juga meningkat cukup signifikan, mencapai 25,8% pada 2024 dibandingkan 17,1% pada tahun sebelumnya. Perkembangan ini didorong oleh model baru dan harga yang semakin terjangkau.
Analisis Ahli
Jose Briones
Gen Z bosan dengan layar smartphone dan mulai mencari alternatif sederhana yang lebih fokus pada komunikasi dan fungsi dasar saja.IDC
Pertumbuhan pasar smartphone di Indonesia pada 2024 didorong oleh segmen harga ultra rendah dan kelas menengah, dengan penurunan signifikan pada segmen premium akibat regulasi dan harga tinggi.

